ASN Pemkab Yahukimo Ditembak Mati OPM, TNI Kecam dan Luncurkan Operasi Perburuan Pelaku

STEVANI GLORIA
Petugas gabungan TNI–Polri memperketat pengamanan di Distrik Dekai, Yahukimo, pasca penembakan ASN Yones Yohame oleh kelompok bersenjata yang diduga OPM, Selasa (21/4/2026) malam.

 

YAHUKIMO, iNewssorongraya.id – Aksi kekerasan kembali terjadi di Papua Pegunungan. Seorang aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Yahukimo, Yones Yohame (35), tewas ditembak kelompok bersenjata yang diduga bagian dari OPM Kodap XVI/Yahukimo di Distrik Dekai, Selasa (21/4/2026) malam. Insiden ini memicu kecaman keras dari TNI sekaligus mempertegas eskalasi ancaman terhadap warga sipil di wilayah konflik.

Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 20.20 WIT di Komplek Perumahan Eselon III. Korban ditembak saat berada di depan tempat tinggalnya dan mengalami luka tembak di bagian dada kanan. Warga sempat mengevakuasi korban ke RSUD Dekai, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIT.

Korban diketahui merupakan putra asli Papua yang aktif menjalankan tugas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yahukimo. Kematian Yones Yohame tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi pukulan bagi pelayanan pemerintahan di daerah tersebut.

Penembakan terhadap ASN ini memperpanjang daftar kekerasan yang menyasar warga sipil di Papua Pegunungan. Dalam beberapa waktu terakhir, kelompok bersenjata kerap menargetkan aparatur pemerintah, tenaga kesehatan, guru, hingga pekerja sipil lainnya.

Pola serangan yang berulang menunjukkan bahwa kelompok bersenjata tidak hanya menyerang aparat keamanan, tetapi juga memperluas target ke elemen sipil yang berperan dalam pelayanan publik. Situasi ini dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan serta memperlambat pembangunan di wilayah tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa TNI mengecam keras aksi penembakan tersebut dan akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku.

“Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran terhadap kelompok OPM yang terlibat dalam penembakan ini,” ujarnya.

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri tengah melakukan operasi pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri ke wilayah hutan. Pengamanan di sejumlah titik strategis di Papua Pegunungan juga diperketat guna mencegah eskalasi lanjutan.

Selain itu, TNI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Koops TNI Habema memastikan langkah-langkah pengamanan akan terus diperkuat untuk menjamin keselamatan masyarakat. Koordinasi lintas aparat keamanan juga diintensifkan guna mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata.

Insiden ini kembali menegaskan kompleksitas situasi keamanan di Papua Pegunungan, di mana ancaman terhadap warga sipil masih menjadi perhatian serius. Upaya penegakan hukum terhadap pelaku serta perlindungan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network