Rakerwil ICMI PBD Tegaskan Komitmen: Mitra Strategis Pemerintah, Solusi Nyata untuk Daerah

LEKA
Gubernur Elisa Kambu foto bersama usai membuka Rakerwil ICMI Papua Barat Daya.

KOTA SORONG, iNewssorongraya.id – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Papua Barat Daya menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai langkah awal penyusunan program strategis yang diselaraskan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (20/1/2026).

Ketua ICMI Orwil Papua Barat Daya, Rahman, menyatakan Rakerwil menjadi ruang konsolidasi internal untuk menghimpun gagasan dari seluruh bidang agar program yang dihasilkan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.

“Rapat kerja ini baru kita mulai hari ini. Kita berharap ada masukan dari masing-masing bidang, namun arahnya sudah jelas, yaitu mendukung program dan kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” ujar Rahman.

Ia menegaskan, ICMI memegang prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Orientasi program difokuskan pada penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Dalam konteks ketahanan pangan, Rahman mengungkapkan ICMI memilih pendekatan sederhana namun berdaya ungkit tinggi. Salah satu program prioritas yang disiapkan adalah gerakan menanam cabai di lingkungan sekolah.

“Kami ingin menginisiasi gerakan satu siswa satu pohon cabai di sekolah-sekolah se-Papua Barat Daya. Program ini diharapkan dapat membantu menjawab persoalan inflasi, ketahanan pangan, sekaligus isu perubahan iklim,” jelasnya.

Menurut Rahman, program tersebut dirancang agar mudah diterapkan, melibatkan banyak pihak, dan berkelanjutan. Ia meyakini, jika dijalankan secara konsisten, gerakan itu mampu memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas pangan sekaligus membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Selain ketahanan pangan, pengembangan SDM menjadi perhatian serius ICMI Papua Barat Daya. Organisasi ini menargetkan penjaringan dan pembinaan bibit-bibit Muslim Papua, khususnya di wilayah Sorong Raya, melalui jalur pendidikan.

“Ini menjadi atensi kami, bagaimana ICMI bisa ikut mengorbitkan generasi muda Papua, khususnya di bidang pendidikan,” kata Rahman.

Ia menegaskan, keberadaan ICMI dan Ikatan Sarjana Muslim Indonesia (ISMI) di Papua Barat Daya diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah daerah, bukan sekadar organisasi sosial.

“Kami ingin ICMI hadir sebagai penjawab masalah, bukan bagian dari masalah,” tegasnya.

Rahman juga menekankan bahwa arah gerak ICMI ke depan tetap berpijak pada amanat pendiri ICMI, B.J. Habibie, yakni penguatan iman dan takwa yang berjalan seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ilmu dan amal harus berjalan beriringan agar tidak disalahgunakan. Semua ini bermuara pada nilai rahmatan lil’alamin, bukan hanya untuk kesejahteraan manusia, tetapi juga bagi kelestarian alam,” pungkas Rahman.

 

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network