Operasi Senyap TNI di Pegunungan Papua: 18 Pekerja Freeport Selamat dari Ancaman OPM

STEVANI GLORIA
18 Pekerja PT Freeport Indonesia berhasil diselamatkan Pasukan TNI di Pegunungan Papua.

 

TEMBAGAPURA, iNewssorongraya.id — Negara menunjukkan kehadirannya di medan paling ekstrem. Sebanyak 18 pekerja PT Freeport Indonesia berhasil diselamatkan setelah terjebak selama tiga hari akibat ancaman kelompok bersenjata Operasi Papua Merdeka di Pos Tower 270, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Evakuasi dilakukan melalui operasi militer senyap dan terukur yang digelar Tentara Nasional Indonesia pada Sabtu (10/1/2026).

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan seluruh pekerja dievakuasi dengan aman tanpa korban jiwa. Operasi berlangsung di kawasan pegunungan dengan tingkat ancaman tinggi dan keterbatasan waktu sebagai faktor penentu.
“Operasi penyelamatan ini dilaksanakan di tengah medan yang sangat sulit, dengan tingkat ancaman tinggi serta keterbatasan waktu sebagai faktor krusial,” ujar Lucky dalam siaran pers yang diterima Redaksi iNewssorongraya.id dari Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI), Senin (12/1/2026). 

Lucky memastikan tidak ada korban, baik dari pihak pekerja maupun personel TNI. Seluruh tahapan operasi mengedepankan keselamatan dan ketepatan taktis. Pasukan bergerak senyap menembus pegunungan ekstrem pada ketinggian lebih dari 2.500 meter di atas permukaan laut, dengan perencanaan matang untuk meminimalkan risiko. 

Untuk menjaga stabilitas kondisi para pekerja selama operasi berlangsung, Satgas TNI mengerahkan dukungan udara berupa penyaluran obat-obatan dan logistik menggunakan drone kargo. Pendekatan ini memastikan kebutuhan dasar terpenuhi tanpa memperbesar eksposur pasukan di medan terbuka.
“Setelah dua hari pelaksanaan operasi, Satgas TNI berhasil menguasai kembali Pos Tower-270 yang merupakan bagian dari Objek Vital Nasional sekaligus mengevakuasi seluruh pekerja dengan aman dan terkendali,” katanya. 

Menurut Lucky, keberhasilan ini menegaskan kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI dalam melindungi warga negara serta menjaga keamanan objek vital strategis dari berbagai ancaman. Operasi tersebut juga menjadi sinyal tegas bahwa negara tidak mentoleransi intimidasi terhadap keselamatan sipil.
“Negara hadir melalui langkah-langkah yang terencana, profesional, dan terukur. Ini merupakan wujud komitmen TNI dalam melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tegasnya.

 

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network