Identitas 6 Jenazah Korban Kekejian KKB di Kabupaten Yahukimo Terindentifikasi

NATHAN MAKING
Polisi ungkap identitas enam korban meninggal dunia akibat kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo Papua. (FOTO: iNewsSorong.id - NATHAN MSINNG

 

DEKAI, iNewsSorong.id - Pihak Kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas enam jenazah korban pembantaian keji, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. 

Enam jenazah tersebut berhasil di temukan dan di evakuasi Personil gabungan TNI-Polri Polri dari Satgas Ops Damai Cartenz, Polres Yahukimo dan Kodim 1715 Yahukimo dari lokasi kejadian, di Kali I Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Jum'at (27/10/2023).


Enam jenazah korban meninggal akibat kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan saat akan dibawa ke TPU di Yahukimo (FOTO: iNewsSorong.id-NATHAN). 
 
 

Proses evakuasi dilakukan setelah pihak Kepolisian dan TNI mendapatkan laporan dimana ada sejumlah pekerja tambang emas ilegal yang hilang pasca pembantaian keji KKB di lokasi Kali I Distrik Seradala pada 16 Oktober 2023 lalu. 

Usai ditemukan seluruh korban meninggal dunia tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Dekai untuk dilaksanakan Visum dan identifikasi.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Damai Cartenz 2023 AKBP Dr. Bayu Suseno SH, S.I.K, MH, MM dalam keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi iNewsSorong.id mengatakan dari hasil identifikasi para korban di RSUD Dekai, pihak Kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi 6 Jenazah tersebut. 

"Alhamdulillah, kita sudah dapat mengidentikasi para korban" Ujar Bayu. 


Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023 AKBP Dr. Bayu Suseno SH, S.I.K, MH, MM saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. (FOTO: iNewsSorong.id - NATHAN). 
 


Keenam Jenazah korban kekejaman KKB yang berhasil diidentifikasi yaitu: 

1. Oktavianus Lenteng alias Boplang (25), asal Palopo, alamat Kecamatan Riung Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

2. Marselinus Luik,(34),  alamat Netenaen Rote Ndao, asal Nusa Tenggara Timur. 

3. Akmal, (23), asal  Pinrang, alamat, kelurahan Sirang, Kecamatan Lansirang, Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan. 

4. Andika, (27), Alamat Kelurahan Lambai Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. 

5. Ibrahim

6. Rangga

Lanjut AKBP Bayu, untuk dua korban meninggal dunia masing-masing Ibrahim dan Rangga, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan data jelas terkait asal kedua korban tersebut.

"Untuk korban atas nama Ibrahim dan Rangga,  belum diketahui warga mana, saksi-saksi hanya mengetahui nama panggilan sehari-hari dan di TKP tidak ditemukan adanya identitas," beber Bayu. 

Lebih lanjut AKBP Bayu mengatakan terkait kondisi para korban meninggal tersebut sangat mengenaskan. Dimana ada juga korban yang dibakar oleh KKB. 

"Keenam jenazah ini dalam keadaan mengenaskan karena sudah busuk dan ada yang kondisinya dibakar oleh KKB yaitu Akmal dan Andika," ungkap AKBP Bayu.

AKBP Bayu menambahkan bahwa setelah proses identifikasi selesai, keenam jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

"Betul, setelah kita dapat mengidentifikasi para korban, keenam jenazah kita serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Dan jam 18.00 WIT (Jumat, 27/10) sudah langsung dimakamkan di TPU Kilometer 6 Dekai Yahukimo," tambah AKBP Bayu.

Terkait aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata yang melakukan penyerangan secara membabi buta dan menewaskan warga sipil di Yahukimo, AKBP Bayu menegaskan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku. Pihaknya juga menurut AKBP Bayu saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. 

"Kami bersama TNI akan tindak tegas. kami akan lakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap KKB," tegas AKBP Bayu.

Editor : Sayied Syech Boften

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network