get app
inews
Aa Text
Read Next : Pelarian Terduga Penjambret Emas Tamat di Parkiran Rumah Sakit Sele Be Solu

Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Tewas di Kos, Polisi Selidiki Penyebabnya

Rabu, 15 Juli 2026 | 20:58 WIB
header img
Aparat Kepolisian saat melakukan evakuasi korban diduga bunuh diri.

SORONG KOTA, iNewsSorongraya.id – Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong ditemukan meninggal dunia di depan pintu kamar kos putri di Jalan Malibela, Kelurahan Klawalu, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (15/7/2026). Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban karena pemeriksaan saksi dan penyelidikan masih berlangsung.

Korban diketahui bernama Yolas Saflafo (20), mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Unamin Sorong. Ia berdomisili di kawasan belakang KPR Resident.

Kanit Reskrim Polsek Sorong Timur, Iptu Syafruddin, mengatakan polisi menerima laporan masyarakat sekitar pukul 08.30 WIT. Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang pria yang ditemukan dalam kondisi tergantung di rumah kos putri di belakang Poltekkes Sorong.

"Anggota kami langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.00 WIT. Saat itu korban sudah ditemukan dalam keadaan tergantung di salah satu pintu rumah kos," ujar Syafruddin.

Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, Yolas tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIT setelah diantar seorang teman perempuan. Perempuan tersebut kemudian meninggalkan rumah kos. Sekitar satu setengah jam berselang, warga menemukan korban sudah tidak bernyawa.

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal. Aparat juga belum menyimpulkan apakah terdapat faktor lain yang berkaitan dengan kematian mahasiswa tersebut.

"Untuk sementara kami belum mengetahui penyebab kematian korban. Yang jelas korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi tergantung menggunakan tali jemuran," katanya.

Pemeriksaan luar tidak menemukan tanda kekerasan lain pada tubuh korban selain bekas jeratan di bagian leher. Namun, polisi belum meminta keterangan dari sejumlah saksi karena petugas masih memprioritaskan proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.

Saksi terakhir yang diketahui bersama korban juga belum diperiksa karena masih mengalami syok.

"Teman perempuan yang terakhir bersama korban juga belum bisa dimintai keterangan, karena masih syok setelah melihat korban dalam kondisi tergantung," jelasnya.

Jenazah Yolas kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Sele Be Solu, Kota Sorong. Keluarga menolak pelaksanaan autopsi dan telah menyerahkan surat penolakan melalui Ketua Binasket Kota Sorong.

Ketua Binasket Kota Sorong, Semuel Sesa, mengatakan keluarga sangat terpukul atas kepergian Yolas. Menurut dia, korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah menyampaikan persoalan serius kepada keluarga.

"Kami dari keluarga benar-benar terkejut. Kami tidak tahu apa penyebabnya sampai terjadi seperti ini. Selama ini anak tidak pernah curhat kalau ada masalah. Kalau soal pacar, memang pernah cerita, tetapi tidak ada yang mencurigakan," ungkap Semuel.

Semuel menyebut Yolas merupakan sosok yang tenang, sopan, dan tidak pernah membuat masalah. Hingga sebelum ditemukan meninggal, korban masih aktif menjalani perkuliahan di Program Studi Ilmu Pemerintahan Unamin Sorong.

Keluarga menyerahkan penyelidikan peristiwa tersebut kepada kepolisian. Sesuai permintaan orang tua, jenazah Yolas akan dipulangkan ke Kabupaten Sorong Selatan untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Penyelidikan polisi kini bergantung pada pemeriksaan saksi, penelusuran aktivitas terakhir korban, serta bukti yang ditemukan di lokasi. Keterangan tersebut diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian dan menghindari kesimpulan prematur mengenai penyebab kematian Yolas.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut