Owen Rahadiyan Lepas Kursi Manajer Persipura
JAYAPURA, iNewssorongraya.id — Persipura Jayapura memasuki babak baru dalam struktur pengelolaan klub. Owen Rahadiyan resmi tidak lagi menjalankan fungsi sebagai Team Manager dan kembali memusatkan perannya sebagai President Director PT Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK), operator klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
Perubahan posisi itu dilakukan setelah Owen memimpin langsung operasional tim utama selama satu musim terakhir. Ia menilai fondasi organisasi dan sistem kerja Persipura telah terbentuk, sehingga klub kini membutuhkan penguatan pada aspek bisnis, finansial, komersial, dan tata kelola jangka panjang.
“Selama satu musim terakhir, saya dengan sengaja turun langsung menjalankan peran sebagai Manager Persipura Jayapura. Keputusan tersebut saya ambil karena pada saat itu Persipura membutuhkan kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan untuk membangun kembali fondasi tim, membentuk organisasi, serta memastikan seluruh proses transformasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Owen dalam keterangan yang disampaikan, Selasa (14/7/2026).
Owen menyatakan fase pembentukan fondasi organisasi dan operasional tim telah berhasil dilalui. Persipura, menurut dia, kini harus bergerak menuju pengelolaan klub yang lebih modern karena persaingan sepak bola profesional tidak hanya ditentukan oleh performa pemain di lapangan.
“Seiring dengan semakin kompleksnya industri sepak bola profesional, tantangan sebuah klub tidak lagi hanya berada di dalam lapangan. Keberhasilan sebuah klub saat ini ditentukan oleh banyak aspek, mulai dari keberlanjutan finansial, pengembangan bisnis, tata kelola organisasi, akademi, infrastruktur, hubungan dengan sponsor dan suporter, hingga kemampuan membangun institusi yang kuat untuk jangka Panjang,” kata Owen.
Mulai musim kompetisi ini, Owen akan kembali menjalankan fungsi strategis sebagai President Director PT NCK berdasarkan perjanjian kerja sama pengelolaan Persipura Jayapura.
“Fokus saya ke depan bukan lagi pada operasional harian tim utama, melainkan memastikan Persipura terus bertumbuh sebagai klub yang sehat secara finansial, profesional dalam pengelolaan, kuat secara komersial, dan berkelanjutan dalam jangka Panjang,” ungkapnya.
Director of Football Ambil Kendali Sementara
Sejalan dengan restrukturisasi tersebut, operasional sepak bola Persipura untuk sementara akan dikoordinasikan oleh Director of Football. Langkah itu diambil agar persiapan teknis, kebutuhan pemain, serta kegiatan harian tim utama tetap berjalan optimal.
Posisi Team Manager belum langsung diisi. Manajemen Persipura akan melakukan proses pencarian sebelum menunjuk figur yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan tim dan arah organisasi klub.
Kekosongan sementara posisi tersebut menjadi ujian awal bagi sistem kerja baru Persipura. Klub harus memastikan pembagian kewenangan antara jajaran direksi, Director of Football, tim pelatih, dan manajemen operasional berjalan jelas agar persiapan kompetisi tidak terganggu.
Owen menegaskan perubahan peran tersebut bukan bentuk pengunduran diri dari tanggung jawab terhadap Persipura. Ia justru menilai fokus pada level korporasi diperlukan untuk memperbesar kontribusinya terhadap masa depan klub.
“Bagi saya, ini bukanlah langkah mundur, melainkan langkah yang diperlukan agar saya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masa depan Persipura. Tanggung jawab saya terhadap klub tidak berkurang—justru semakin besar,” ungkapnya.
Restrukturisasi ini sekaligus menandai upaya Persipura keluar dari pola pengelolaan yang hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Manajemen dituntut membangun sumber pendapatan yang stabil, memperkuat hubungan dengan sponsor dan suporter, serta menata akademi dan infrastruktur sebagai bagian dari investasi jangka panjang.
“Kini fokus saya adalah memastikan Persipura tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi institusi sepak bola yang kuat, modern, dan berkelanjutan untuk generasi-generasi mendatang,” tandasnya.
Kini perhatian publik tertuju pada sosok yang akan mengisi posisi Team Manager. Ketepatan memilih figur baru akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas tim sekaligus membuktikan bahwa restrukturisasi Persipura benar-benar menghasilkan tata kelola yang lebih profesional.
Editor : Hanny Wijaya