get app
inews
Aa Text
Read Next : Wakapolda PBD Hadiri Paripurna LHP LKPD, Forkopimda Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Bersih

Kombes Semmy Ronny Thabaa Dimutasi ke Sespim Polri

Minggu, 28 Juni 2026 | 08:30 WIB
header img
Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa. (Foto: Istimewa).

SORONG, iNewssorongraya.id — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, masuk dalam gerbong mutasi terbaru Kapolri. Ia dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Telegram Kapolri Nomor ST/335/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026. Penempatan ini menjadi perhatian karena jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri merupakan posisi strategis dalam sistem pendidikan dan pembinaan calon pemimpin Polri.

Jabatan tersebut juga membuka peluang bagi Kombes Pol Semmy untuk naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi atau Brigjen Pol. Posisi Widyaiswara Kepolisian Utama TK II pada umumnya diisi oleh perwira tinggi berpangkat bintang satu.

Semmy merupakan putra asli Papua asal Serui dan lulusan Akademi Kepolisian. Ia menjabat sebagai Wakapolda Papua Barat Daya sejak akhir Desember 2024 setelah sebelumnya dipercaya sebagai Karo Ops Polda Banten.

Penunjukan Semmy sebagai Wakapolda Papua Barat Daya tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2776/XII/KEP/2024 dan ST/2777/XII/KEP/2024 tertanggal 30 Desember 2024. Setelah sekitar satu tahun enam bulan bertugas di Papua Barat Daya, ia kembali mendapat amanah baru di lingkungan Lemdiklat Polri.

Dalam perjalanan kariernya, Semmy pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Jayawijaya, Kapolres Paniai, Kapolres Nabire, Kapolres Tegal, Dansat Brimob Polda Papua Barat, Karo Ops Polda Maluku Utara, Analis Kebijakan Madya Bidang Ops Sops Polri dalam rangka Dikreg Sesko TNI, hingga Karo Ops Polda Banten.

Di Papua Barat Daya, Semmy dikenal sebagai perwira Polri berlatar belakang Brimob yang memiliki gaya kepemimpinan tegas, humanis, dan merakyat. Ia dinilai mampu menjaga hubungan harmonis antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.

Semmy juga dikenal aktif membangun komunikasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sorong Raya. Pendekatannya yang sederhana dan komunikatif membuatnya dekat dengan berbagai elemen masyarakat.

Di luar tugas kepolisian, Semmy memberi perhatian pada pembinaan generasi muda melalui olahraga. Ia ikut mendorong pengembangan cabang olahraga tinju, biliar, dan sepak bola sebagai ruang pembinaan karakter anak muda di Papua Barat Daya.

Namun, kepemimpinannya juga tidak lepas dari sikap tegas terhadap persoalan internal kepolisian. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah dugaan keterlibatan sejumlah oknum Polri di lingkungan Polda Papua Barat Daya dalam kasus mafia BBM bersubsidi yang turut menyeret dua tersangka dari warga sipil.

Dalam konteks penegakan hukum, Wakapolda Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa saat itu memastikan tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan BBM subsidi yang merupakan kebijakan strategis negara.
“Saya sebagai Wakapolda tidak ada toleransi atas penyalagunaan BBM subsidi pemerintah untuk masyarakat, karena ini merupakan kebijakan strategis Negara utk mengatasi Dampak dinamika Situasi Global yg sdg melanda dunia,” tegasnya. 

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dan penyidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) tidak boleh terganggu oleh tekanan atau opini publik.
“Artinya tidak boleh ada intervensi-intervensi atau ada sesuatu yang mengganggu proses penyelidikan bahkan ke Tingkat penyidikannya,” ujarnya. 

Menurutnya, transparansi menjadi kunci untuk menjawab keraguan publik terhadap penanganan perkara yang menyita perhatian luas tersebut.
“Jadi mau gak mau kita harus terus transparan dengan pengungkapan yang sedang dikerjakan oleh Ditreskrimsus,” katanya.

Lebih jauh, Semmy mengingatkan bahwa kejahatan akan semakin berkembang jika pihak yang diberi kewenangan justru terlibat dalam praktik ilegal. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari aparat, operator SPBU, hingga pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
“ Kejahatan akan semakin menjadi-jadi apabila orang-orang yang diberikan amanah dan tanggung jawab untuk meniadakan perbuatan jahat itu justru ikut-ikutan menjadi jahat,” pungkasnya. 

Mutasi Semmy ke Sespim Lemdiklat Polri menandai babak baru karier perwira asal Serui tersebut. Dari Papua Barat Daya, ia kini masuk ke ruang pembinaan calon pemimpin Polri di tingkat nasional, sekaligus membawa rekam jejak kepemimpinan, jejaring sosial, dan sikap tegas terhadap praktik ilegal yang pernah menjadi sorotan publik di daerah.

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut