Rotasi Besar Polda Papua Barat Daya: Kapolda, Wakapolda hingga Dirlantas Berganti
SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Kapolri melakukan rotasi besar di jajaran Polda Papua Barat Daya. Pergeseran jabatan itu menyasar posisi strategis, mulai dari Kapolda, Wakapolda, Dirlantas, hingga Karorena Polda Papua Barat Daya.
Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP/2026 dan ST/1336/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026.
Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335/VI/KEP/2026, Brigjen Pol Gatot Haribowo dimutasikan sebagai Perwira Tinggi Polda Papua Barat Daya dalam rangka pensiun. Gatot diketahui memasuki masa pensiun sejak 1 Juni 2026.
Kapolri kemudian menunjuk Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru sebagai Kapolda Papua Barat Daya. Sebelum mendapat penugasan baru itu, Yulius menjabat Kadiklatsusjatrans Lemdiklat Polri.
Pergantian juga terjadi pada jabatan Wakapolda Papua Barat Daya. Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa diangkat dalam jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri.
Penempatan Semmy pada jabatan tersebut menjadi sorotan karena posisi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri lazimnya dijabat perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal. Dengan demikian, Semmy akan naik pangkat atau “pecah bintang”.
Jabatan Wakapolda Papua Barat Daya selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu. Sebelum promosi tersebut, Fernando menjabat Irwasda Polda Papua Barat Daya.
Dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP/2026, jabatan Dirlantas Polda Papua Barat Daya juga mengalami perubahan. Kombes Pol Dax Emmanuelle Samson Manuputty diangkat menjadi Penata Kebijakan Kapolri Madya Tingkat III Korlantas Polri.
Posisi Dirlantas Polda Papua Barat Daya kemudian diisi Kombes Pol Sigit Hari Wibowo. Sebelumnya, Sigit menjabat Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Nusa Tenggara Barat.
Kapolri juga merotasi jabatan Karorena Polda Papua Barat Daya. Kombes Pol Muhammad Saleh, yang sebelumnya menjabat Karorena Polda Papua Barat Daya, diangkat menjadi Karorena Polda Aceh.
Jabatan Karorena Polda Papua Barat Daya selanjutnya diisi AKBP Sachroni Anwar. Sebelum penugasan tersebut, Sachroni menjabat Kabagdalprogar Rorena Polda Jawa Timur.
Telegram Kapolri itu memerintahkan para perwira tinggi dan perwira menengah yang masuk daftar mutasi untuk segera melaksanakan tugas baru paling lambat 14 hari sejak keputusan mutasi ditetapkan.
Rotasi ini menjadi penataan penting di tubuh Polda Papua Barat Daya. Pergantian sejumlah jabatan strategis menunjukkan adanya penyegaran pada struktur komando, pengawasan internal, fungsi lalu lintas, serta perencanaan organisasi di kepolisian daerah termuda tersebut.
Editor: Hanny Wijaya