get app
inews
Aa Text
Read Next : Sahabat Polisi Indonesia Apresiasi Pengamanan Wapres Gibran di Sorong, Bukti Profesionalisme Aparat

Belanda Hajar Swedia 5-1, Ribuan Fans De Oranje Konvoi di Sorong

Senin, 22 Juni 2026 | 05:42 WIB
header img
Kepala Suku Fans Netherland Sorong Raya, Rodney Izac Sasabone (Kanan) foto bersama Pemred iNewssorong. Rodney tampil mencolok dalam konvoi Fans De Oranje. (Foto: Chan).

SORONG, iNewssorongraya.id – Pendukung Timnas Belanda atau Fans De Oranje menggelar konvoi keliling Kota Sorong, Papua Barat Daya, setelah Belanda menang telak 5-1 atas Swedia dalam laga kedua Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026) dini hari.

Euforia itu pecah sesaat setelah wasit meniup peluit panjang. Para suporter yang sebelumnya menggelar nonton bareng di sejumlah titik langsung bergerak menuju kawasan depan Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong.

Dari titik tersebut, massa memulai konvoi dengan membawa bendera Belanda dan mengenakan atribut serba oranye. Mereka melintasi sejumlah jalan utama di Kota Sorong sambil merayakan kemenangan tim kebanggaan mereka.

Konvoi tersebut tidak hanya diwarnai iring-iringan kendaraan. Sejumlah suporter juga menampilkan tarian adat Papua sebagai bentuk ekspresi sukacita atas kemenangan De Oranje.

Kepala Suku Fans Netherland Sorong Raya, Rodney Izac Sasabone atau akrab disapa Oi, tampil mencolok dalam konvoi tersebut. Ia mengenakan atribut serba oranye, mulai dari jersey, baret, sepatu, sarung kaki hingga gelang. Ia juga membawa replika Piala Dunia.

"Kami berikan dukungan khusus buat tim kebanggaan kami. Kami yakin sekali Timnas Belanda akan membawa gelar juara Piala Dunia 2026 tahun 2026 ini," ungkap Oi Sasabone.

Oi mengatakan, dukungannya terhadap Timnas Belanda telah tumbuh sejak Piala Dunia 1994. Kecintaan itu, kata dia, tidak hanya muncul karena fanatisme sepak bola, tetapi juga karena sebagian keluarganya berada di Belanda.

"Saya memang setiap Piala Dunia kalau ada Belanda, maka tetap akan menyesuaikan itu dengan pakaian serba Oranye," ujar Oi.

Oi menegaskan, kecintaannya kepada Timnas Belanda tidak akan berubah meski mendapat pandangan berbeda dari orang lain. "Biar orang mau bicara apapun, saya tetap menjadi suporter fanatik squad Netherland, dan aliran darah berwarna Oranye," katanya.

Meski ikut larut dalam euforia, Oi mengingatkan para pendukung agar tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan. Ia menilai kemenangan 5-1 atas Swedia baru awal perjalanan Belanda di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, suporter tetap boleh merayakan kemenangan, tetapi harus menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lain. Ia secara khusus mengingatkan fans agar tidak mengikat bendera di leher, tidak ugal-ugalan, dan tidak melakukan aksi berbahaya saat konvoi.

Peringatan itu disampaikan menyusul adanya insiden fatal dalam konvoi sebelumnya. Oi meminta para fans menjadikan kemenangan Belanda sebagai momentum kebersamaan, bukan alasan untuk melanggar aturan lalu lintas.

Euforia De Oranje di Sorong menunjukkan kuatnya fanatisme sepak bola masyarakat Papua Barat Daya. Namun, perayaan di ruang publik tetap membutuhkan kendali agar sukacita tidak berubah menjadi petaka.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut