Puslabfor Periksa Barang Bukti Ledakan Biak, Penyebab Pasti Masih Ditunggu
BIAK NUMFOR, iNewssorongraya.id -Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan, tim Pusat Laboratorium Forensik atau Puslabfor Polri masih memeriksa sejumlah barang bukti terkait ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II.
Pemeriksaan laboratorium tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan penyebab ledakan yang terjadi pada 31 Mei 2026. Hingga hari ke-8 penanganan, penyidik Satreskrim Polres Biak Numfor juga masih melaksanakan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
Kapolres menjelaskan, lokasi kejadian telah dinyatakan steril dan aman. Karena itu, Tim Jibom Gegana tidak lagi melakukan penyisiran di area utama ledakan. Namun, polisi tetap membatasi akses ke area Ring 1 karena proses penyidikan masih berjalan.
Selain barang bukti dari lokasi ledakan, petugas juga mengamankan sejumlah benda yang diduga peninggalan Perang Dunia II. Benda-benda tersebut berasal dari hasil temuan petugas dan penyerahan masyarakat.
“Barang-barang yang akan dilakukan disposal merupakan hasil temuan dan penyerahan masyarakat yang diduga masih memiliki potensi bahaya. Kegiatan disposal direncanakan dilaksanakan di Mako Batalyon Brimob,” katanya.
Kapolres menegaskan, pemusnahan atau disposal benda berbahaya tersebut tidak berkaitan langsung dengan barang bukti utama yang ditemukan di lokasi ledakan. Barang bukti dari area TKP tetap berada dalam proses pemeriksaan forensik.
Area Ring 1 masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyidikan dan keselamatan masyarakat. Polisi hanya memperbolehkan akses bagi tim gabungan yang bertugas melakukan pencarian, olah TKP, dan penyelidikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area Ring 1 karena masih dalam proses penyidikan dan terdapat sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat ledakan sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga,” tegas Kapolres.
Polisi menyatakan hasil pemeriksaan laboratorium forensik akan menjadi rujukan resmi dalam menentukan penyebab ledakan. Hingga hasil itu keluar, aparat tetap menjaga area kejadian dan mengamankan seluruh barang yang berpotensi menjadi petunjuk penting.
Editor : Hanny Wijaya