Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi Pimpin Polda Papua Barat Daya, Ini Pesan Tegas Brigjen Hengki Haryadi
Advertisement . Scroll to see content

Brimob Masih Disiagakan di Tambrauw, Antisipasi Konflik Susulan 

Kamis, 09 April 2026 | 17:29 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Brimob Masih Disiagakan di Tambrauw, Antisipasi Konflik Susulan 
Foto Dokumentasi Pasukan Brimob bersiaga saat pengamanan di Papua Barat Daya. [ FOTO : iNewsSorong.id)

SORONG, iNewsSorongraya.id — Polda Papua Barat Daya memastikan ratusan personel Brimob masih disiagakan di Kabupaten Tambrauw untuk meredam potensi konflik lanjutan di tengah perburuan 14 daftar pencarian orang (DPO) kasus kekerasan beruntun yang mengguncang wilayah tersebut. 

Keputusan mempertahankan pasukan di lapangan diambil meski situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) disebut mulai kondusif. Aparat menilai potensi gangguan masih terbuka, sehingga pengamanan belum dapat dikendurkan. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Junov Siregar, menegaskan bahwa keberadaan Brimob merupakan bagian dari strategi stabilisasi keamanan di wilayah rawan.
“Kalau Brimob yang diperbantukan di sana belum ditarik. Mereka masih tetap berjaga guna mengamankan situasi kamtibmas di sana,” ujar Junov dalam konferensi pers di Mapolda Papua Barat Daya, Kamis (9/4/2026). 

Junov menyebutkan, sekitar 150 hingga 183 personel Brimob ditempatkan secara khusus di titik-titik yang dinilai memiliki kerawanan tinggi. Fokus pengamanan diarahkan pada pencegahan konflik lanjutan serta menjaga ketertiban masyarakat. “Situasi sudah mulai kondusif,” katanya.

Namun demikian, aparat belum menarik pasukan karena eskalasi dinilai masih mungkin terjadi sewaktu-waktu, terutama seiring proses pengejaran para pelaku yang belum tertangkap.

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut