Speedboat Terbakar di Perairan Raja Ampat, Sejumlah Wisatawan Alami Luka Bakar

Raja Ampat, iNewssorongraya.id – Sebuah speedboat milik Homestay Terimakasih terbakar di perairan Kampung Sawingrai, Distrik Meosmansar, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Rabu (19/2/2025) pagi. Akibat insiden ini, sejumlah wisatawan mancanegara mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Dari informasi yang diterima Redaksi iNewssorongraya.id, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 08.45 WIT saat Speedboat Suraimbon tengah mengangkut 11 penumpang, terdiri dari tujuh warga negara asing (WNA) dan empat warga negara Indonesia (WNI). Speedboat yang dikemudikan oleh Yunus Robi Inwasef itu sedang dalam perjalanan menuju destinasi wisata Pulau Wayag ketika tiba-tiba muncul percikan api di bagian belakang kapal. Dalam waktu singkat, api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian speedboat.
Melihat kobaran api yang semakin besar, para penumpang panik dan langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Beruntung, warga setempat yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke Puskesmas Kampung Yenbekwan guna mendapatkan pertolongan pertama.
Setelah mendapatkan perawatan awal, para korban yang mengalami luka bakar langsung dirujuk ke RSUD Raja Ampat di Waisai menggunakan empat unit ambulans. Para korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.40 WIT untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tim medis.
Dari data yang dihimpun, sejumlah wisatawan mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda-beda. Mereka adalah:
Sementara itu, seorang korban lainnya, Gilbert Jhosua Lewerissa (Indonesia), mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan, dan kepala.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada bagian mesin speedboat. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.
Saat ini, beberapa korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Raja Ampat. Beberapa di antaranya mengalami luka bakar serius hingga harus mendapatkan perawatan khusus. Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian ini. Redaksi iNewssorongraya.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian setempat.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat Raja Ampat merupakan destinasi wisata kelas dunia yang banyak dikunjungi wisatawan asing. Keselamatan transportasi laut di kawasan ini pun kembali menjadi sorotan pasca kejadian yang menimpa para wisatawan tersebut.
Editor : Hanny Wijaya