JAYAPURA, iNewssorongraya.id — Kapolri menerbitkan sejumlah Surat Telegram yang memuat rotasi besar di lingkungan Polda Papua. Pergeseran itu menyentuh sedikitnya 13 jabatan Kapolres dan pejabat sementara Kapolres, sekaligus mengubah komposisi sejumlah jabatan strategis di tingkat Polda.
Rotasi jabatan tersebut tertuang dalam beberapa Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026. Dokumen itu memuat pergeseran perwira menengah dari satuan kewilayahan, direktorat teknis, hingga satuan pembinaan.
Di tingkat Polres, jabatan Kapolres Biak Numfor kini dipercayakan kepada AKBP Arjuna Wijaya. Ia sebelumnya menjabat Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Papua. Arjuna menggantikan AKBP Ari Trestiawan yang mendapat jabatan baru sebagai Wakapolresta Bogor Kota Polda Jabar.
Jabatan Kapolres Kepulauan Yapen juga bergeser. AKBP Diaritz Felle, yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditressiber Polda Papua, diangkat menjadi Kapolres Kepulauan Yapen. Pejabat lama, AKBP Ardyan Ukie Hercahyo, dimutasi menjadi Wakapolresta Pati Polda Jateng.
Di Pegunungan Bintang, AKBP Clief Gerald Philipus DuwitH ditunjuk menjadi Kapolres. Ia sebelumnya menjabat Danden Gegana Satbrimob Polda Papua. Sementara itu, AKBP Anto Seven bergeser menjadi Kabagbekum Rolog Polda Papua.
Rotasi juga menyasar Mamberamo Raya, Supiori, dan Keerom. Kompol Jebelina Walli diangkat menjadi PS Kapolres Mamberamo Raya, Kompol Frits Joni Erari menjadi PS Kapolres Supiori, dan AKBP Aries Diego Kakori ditunjuk menjadi Kapolres Keerom.
Gerbong mutasi berikutnya bergerak ke Waropen, Yalimo, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, Yahukimo, Nduga, dan Boven Digoel. AKBP Tofan Irdiyanto ditunjuk menjadi PS Kapolres Waropen. Kompol Penghibur menjadi PS Kapolres Yalimo. Kompol Hendrik Seru dipercaya menjadi PS Kapolres Lanny Jaya.
Selain itu, Kompol Sigit Susanto diangkat menjadi PS Kapolres Mamberamo Tengah, Kompol Rosman Latukonsina menjadi PS Kapolres Yahukimo, Kompol Erol Sudrajat menjadi PS Kapolres Nduga, dan Kompol Dian Novita Pietersz menjadi PS Kapolres Boven Digoel.
Sejumlah pejabat lama ditarik ke posisi baru. AKBP Iip Syarif Hidayat yang sebelumnya menjabat PS Kapolres Waropen diangkat menjadi Wadirressiber Polda Papua. AKBP Zet Saalino yang sebelumnya menjabat PS Kapolres Yahukimo bergeser menjadi PS Kabag RBP Rorena Polda Papua. AKBP Alredo Agustinus Rumbiak yang sebelumnya menjabat Kapolres Nduga dipindahkan menjadi Kapolres Mimika Polda Papua Tengah.
Pada level pejabat utama, Kombes Pol Arief Kurniawan ditunjuk sebagai Dirpamobvit Polda Papua. Ia menggantikan Kombes Pol Dede Alamsyah yang mendapat jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Madya Tk I Sespimti Sespim Lemdiklat Polri.
Pos Karoops Polda Papua juga diisi pejabat baru. Kombes Pol Sih Harno yang sebelumnya menjabat Karo SDM Polda Jatim diangkat menjadi Karoops Polda Papua. Sementara itu, jabatan Irwasda Polda Papua dipercayakan kepada Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Jambi.
Rotasi turut menyentuh jabatan pengawasan penyidikan. Kompol Yulianus Samberi ditunjuk sebagai PS Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Papua. Kompol Sarraju diangkat menjadi PS Kabagwassidik Ditreskrimsus Polda Papua. Kompol Agus Kuswanto menjadi PS Kabagwassidik Ditresnarkoba Polda Papua.
Perombakan ini menunjukkan konsolidasi personel Polri di Papua tidak hanya menyasar jabatan administratif, tetapi juga posisi komando wilayah dan direktorat teknis. Tantangan pejabat baru kini berada pada kecepatan membaca peta keamanan, menjaga pelayanan publik, serta memastikan stabilitas kamtibmas di wilayah yang memiliki karakter geografis dan sosial berbeda-beda.
Rotasi tersebut sekaligus menjadi ujian awal bagi para pejabat baru untuk memperkuat kinerja kepolisian di Papua, terutama di daerah pegunungan, pesisir, dan wilayah dengan jarak kendali yang kompleks.
Editor : Chanry Suripatty
Artikel Terkait
