Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Makbon Meluas 2 Hektare, Polresta Sorong Kota Kerahkan AWC Jinakkan Api
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Sorong Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penanganan Kebakaran TPA Makbon

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:00 WIB
  • author IMANUEL JEERO
Wali Kota Sorong Siapkan Langkah Penanganan Terpadu Penanganan Kebakaran TPA Makbon
Wali Kota Sorong Septinus Lobat meninjau kebakaran TPA Sorong-Makbon, Jumat (9/10/2026). Pemkot siapkan langkah penanganan terpadu. (FOTO : iNewssorongraya.id/HO : Diskominfo Kota Sorong)

 

SORONG, iNewsSorongRaya.id — Kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sorong-Makbon, Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang berlangsung sekitar sepekan masih menyisakan titik-titik api dan kepulan asap tebal. Kondisi ini turut menjadi perhatian karena kabut asap menyelimuti Kota Sorong dan, menurut Wali Kota Sorong Septinus Lobat, mengganggu aktivitas penerbangan.

Septinus meninjau langsung lokasi kebakaran pada Jumat (9/10/2026), didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Sorong, termasuk Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup, jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika, serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


Wali Kota Sorong Septinus Lobat meninjau kebakaran TPA Sorong-Makbon, Jumat (9/10/2026). Pemkot siapkan langkah penanganan terpadu. (FOTO : iNewssorongraya.id/HO : Diskominfo Kota Sorong)

 

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah titik di kawasan TPA yang memiliki luas sekitar 10 hektare masih terlihat mengeluarkan asap tebal. Berdasarkan informasi yang diterima dari warga sekitar, kebakaran telah berlangsung kurang lebih satu pekan.

Septinus mengatakan, Pemerintah Kota Sorong akan menggelar rapat teknis bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas langkah pemadaman dan mengurangi dampak asap.

“Setelah kami turun ke lapangan, kami akan mengundang semua OPD teknis untuk bersama-sama mencari solusi agar api atau titik-titik api yang ada di sini bisa dipadamkan. Harapan kami, asap bisa berkurang,” kata Septinus kepada wartawan di lokasi TPA.


Wali Kota Sorong Septinus Lobat meninjau kebakaran TPA Sorong-Makbon, Jumat (9/10/2026). Pemkot siapkan langkah penanganan terpadu. (FOTO : iNewssorongraya.id/HO : Diskominfo Kota Sorong)

 

Hingga peninjauan dilakukan, penyebab awal kebakaran belum diketahui secara pasti. Pemerintah daerah masih perlu memastikan penyebab kejadian sekaligus menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Septinus mengakui, kebakaran TPA Sorong-Makbon menjadi salah satu sumber asap yang menyelimuti Kota Sorong. Namun, ia juga menduga kabut asap berasal dari sejumlah wilayah lain, termasuk Raja Ampat, Maybrat, dan Teluk Bintuni. Dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan kontribusi masing-masing wilayah terhadap kondisi asap di Kota Sorong.


Wali Kota Sorong Septinus Lobat meninjau kebakaran TPA Sorong-Makbon, Jumat (9/10/2026). Pemkot siapkan langkah penanganan terpadu. (FOTO : iNewssorongraya.id/HO : Diskominfo Kota Sorong)

 

Menurut Septinus, kabut asap turut menyulitkan aktivitas penerbangan, baik pesawat yang hendak lepas landas maupun yang akan mendarat.

“Ini menjadi tugas berat bagi pemerintah. Kita semua punya tanggung jawab untuk melihat titik-titik api yang menimbulkan asap dan mengambil langkah-langkah agar dampaknya bisa dikurangi,” ujarnya.

Dampak terhadap penerbangan menambah urgensi penanganan kebakaran dan pengendalian sumber asap. Namun, belum tersedia keterangan terperinci mengenai jumlah penerbangan yang terdampak maupun tingkat penurunan jarak pandang akibat kabut asap.


Wali Kota Sorong Septinus Lobat meninjau kebakaran TPA Sorong-Makbon, Jumat (9/10/2026). Pemkot siapkan langkah penanganan terpadu. (FOTO : iNewssorongraya.id/HO : Diskominfo Kota Sorong)

 

Selain menyiapkan langkah penanganan di TPA, Septinus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan, terutama ketika membuka lahan untuk berkebun. Ia menilai cuaca panas dan musim kering dapat meningkatkan risiko kebakaran.

“Saya sudah menyampaikan imbauan ini jauh-jauh hari saat apel. Kami dari Pemerintah Kota Sorong memohon kepada seluruh warga agar tidak membakar sembarangan. Ketika membuka lahan untuk berkebun, jangan sampai menggunakan cara membakar,” tegasnya.

Septinus juga mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan saat udara dipenuhi asap. Ia menyebut jumlah penduduk Kota Sorong mencapai sekitar 302 ribu jiwa sehingga dampak kabut asap perlu menjadi perhatian bersama.


Wali Kota Sorong Septinus Lobat meninjau kebakaran TPA Sorong-Makbon, Jumat (9/10/2026). Pemkot siapkan langkah penanganan terpadu. (FOTO : iNewssorongraya.id/HO : Diskominfo Kota Sorong)

 

Pemerintah Kota Sorong berharap koordinasi lintas OPD segera menghasilkan langkah konkret untuk memadamkan titik-titik api di TPA Sorong-Makbon dan mengurangi kepulan asap yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Hingga peninjauan dilakukan, kebakaran belum sepenuhnya teratasi dan penyebabnya belum diketahui secara pasti. Kecepatan penanganan di lapangan serta kepastian sumber asap menjadi hal penting untuk mengurangi dampak terhadap masyarakat dan aktivitas penerbangan di Kota Sorong.

 

 

Editor: Chanry Suripatty

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut