get app
inews
Aa Text
Read Next : Penembakan di Lokasi FBLB, TNI-Polri Evakuasi Wisatawan Asing dan Masyarakat

8 Selongsong 5,56 Mm Ditemukan di TKP Penembakan FBLB, Polisi Telusuri Jejak KKB

Senin, 10 Agustus 2026 | 00:40 WIB
header img
Polisi temukan sejumlah selongsong kaliber 5,56 mm dan serpihan proyektil dari TKP penembakan.

 

WAMENA, iNewssorongraya.id – Penyelidikan penembakan dua warga sipil di sekitar pintu masuk Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kabupaten Jayawijaya, mulai mengerucut pada bukti-bukti balistik. Polisi menemukan delapan selongsong kaliber 5,56 mm, empat serpihan proyektil, serta tiga bekas tembakan pada kendaraan yang ditumpangi korban.

Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menemukan barang bukti tersebut setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Walesi, Distrik Walesi, Papua Pegunungan.

Penembakan terjadi Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIT. Dua warga berinisial LMO (43) dan S (50) saat itu berada di dalam Mitsubishi Triton bernomor polisi PA 8418 Z untuk mengantarkan makanan ke lokasi festival.

Tembakan dari arah samping kendaraan mengenai kedua korban hingga menyebabkan luka. Keduanya kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena dan, berdasarkan informasi terakhir kepolisian, berada dalam kondisi sadar serta masih menjalani perawatan.

Hasil pemeriksaan kendaraan menunjukkan terdapat dua bekas tembakan pada pintu pengemudi dan satu titik pada bagian kap mesin. Polisi juga mengamankan empat serpihan proyektil dari kendaraan korban.

Di sekitar lokasi kejadian, penyidik menemukan delapan butir selongsong PIN kaliber 5,56 mm, satu lembar jaket, dan satu proyektil GLM. Seluruh barang bukti telah didokumentasikan dan diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengatakan temuan dari TKP menjadi bagian penting untuk merekonstruksi rangkaian penembakan dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

“Dari hasil olah TKP, kami telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memperoleh petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Temuan tersebut selanjutnya dianalisis bersama keterangan korban dan saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian serta pihak yang diduga bertanggung jawab,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo dalam siaran pers Satgas Humas Damai Cartenz yang diterima redaksi iNewssorongraya.id, Minggu (9/8/2026).

Menurut Yusuf, penyelidikan sementara juga mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok bersenjata Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya. Dua orang berinisial EG dan PN disebut dalam pendalaman awal sebagai pihak yang diduga terkait dengan serangan tersebut.

Namun, polisi menegaskan dugaan itu belum merupakan kesimpulan akhir. Penyidik masih mencocokkan identitas dan peran masing-masing pihak dengan hasil pemeriksaan saksi, barang bukti, olah TKP, serta informasi yang dihimpun di lapangan.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan proses hukum tidak akan didasarkan semata-mata pada dugaan awal.

“Setiap petunjuk yang diperoleh akan terus dikembangkan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas, peran, dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat,” tegas Kaops Damai Cartenz-2026.

Sementara pengejaran berlangsung, polisi kini menghadapi pekerjaan utama untuk menghubungkan bukti balistik di TKP dengan pelaku. Hasil analisis terhadap selongsong, proyektil, kerusakan kendaraan, serta keterangan saksi akan menjadi kunci untuk menentukan konstruksi perkara secara utuh dan memastikan siapa yang bertanggung jawab atas penembakan di tengah agenda budaya terbesar di Lembah Baliem tersebut.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut