Commander Wish Kapolda PBD : Perkuat Polisi Humanis dan Pelayanan Publik
AIMAS, iNewssorongraya.id - Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Audie Sonny Latuheru menegaskan bahwa kepemimpinan humanis dan pelayanan profesional harus menjadi fondasi utama seluruh personel dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Penegasan tersebut disampaikan Audie saat memimpin kegiatan Commander Wish bersama Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu. Kegiatan itu diikuti para pejabat utama, Dansat Brimob beserta personel, serta para kapolres dan anggota jajaran Polda Papua Barat Daya.
Dalam arahannya, Audie meminta setiap personel tidak sekadar menjalankan tugas berdasarkan kewenangan, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat. Menurut dia, pelayanan kepolisian harus dilaksanakan secara profesional, beretika, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Kapolda juga mengingatkan bahwa soliditas internal menjadi syarat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Seluruh satuan diminta mengesampingkan kepentingan pribadi dan membangun pola kerja kolaboratif sebagai satu kesatuan organisasi.
"Jadilah polisi yang baik bagi masyarakat. Bekerjalah sebagai satu tim untuk memberikan pelayanan terbaik, karena manusia yang baik adalah yang bermanfaat bagi orang lain," tegas Kapolda.
Selain kekompakan, Audie menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan keikhlasan dalam menjalankan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi ukuran utama bagi masyarakat dalam menilai perilaku serta kinerja aparat kepolisian di lapangan.
Arahan itu sekaligus menjadi tantangan bagi jajaran Polda Papua Barat Daya untuk menerjemahkan konsep Polri Presisi ke dalam pelayanan yang nyata, cepat, adil, dan tidak diskriminatif. Pendekatan humanis tidak cukup berhenti sebagai slogan, tetapi harus terlihat dalam setiap interaksi personel dengan warga.
Melalui Commander Wish, Polda Papua Barat Daya menargetkan terbentuknya jajaran yang semakin solid, profesional, dan responsif. Konsistensi pelaksanaan arahan tersebut akan menentukan seberapa kuat kepercayaan masyarakat dapat dibangun dan dipertahankan.
Editor : Chanry Suripatty