Konvoi Ribuan Fans Timnas Piala Dunia 2026 di Sorong Meriah
SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Euforia menyambut Piala Dunia FIFA 2026 pecah di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (7/6/2026). Ribuan warga dari berbagai komunitas pendukung tim nasional turun ke jalan dalam konvoi lintas fans yang disebut-sebut layak masuk rekor Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI karena diprediksi melibatkan sekitar 300 ribu peserta.
Konvoi tersebut menjadi panggung besar bagi para pendukung negara peserta Piala Dunia. Warga mengenakan jersey, membawa bendera, menghias kendaraan, hingga menampilkan atribut khas negara favorit mereka. Dari banyak kelompok pendukung yang hadir, fans Timnas Belanda menjadi sorotan karena tampil dominan dengan atribut serba oranye dan mendapat sambutan hangat warga di sejumlah titik jalan utama Kota Sorong.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap antusiasme masyarakat Sorong Raya dalam menyambut pesta sepak bola dunia. Namun, ia menegaskan bahwa euforia tetap harus dijaga agar tidak berubah menjadi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Saya imbau kepada seluruh tim dan rekan-rekan ketua komunitas pendukung: pastikan tidak ada perilaku ugal-ugalan saat berkendara, demi menjaga keselamatan kita semua,” ujar Septinus Lobat.
Septinus juga meminta seluruh peserta konvoi hanya menggunakan atribut yang berkaitan dengan negara peserta Piala Dunia. Ia menilai pembatasan atribut penting untuk menjaga kegiatan tetap aman, tertib, dan terkendali.
“Kami minta agar hanya menggunakan atribut yang berkaitan dengan negara peserta Piala Dunia saja, tidak membawa atribut lain, agar suasana tetap aman, tertib, dan terkendali,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim juga mengajak masyarakat memaknai Piala Dunia 2026 sebagai ruang kebersamaan. Ia meminta warga memeriahkan agenda empat tahunan itu secara bijak tanpa mengganggu aktivitas harian dan produktivitas masyarakat.
Rodney mengaku optimistis Belanda dapat meraih gelar juara dunia pada Piala Dunia 2026. Ia menyebut momentum tahun ini menjadi kesempatan besar bagi De Oranje untuk mengakhiri penantian panjang meraih trofi Piala Dunia.
“Kita optimis, tahun ini Belanda yang akan juara, ekonom Jerman sudah prediksi, Belanda pasti juara,” ungkap Oi, sapaan akrab Rodney Sasabone.
“Belanda (pasti) juara, juara. Belanda harga mati, yang (tim) lain setengah mati,” tegas Oi sambil mengangkat trofi replika Piala Dunia.
Selain fans Belanda, pendukung Timnas Jerman juga ikut memeriahkan konvoi. Salah satu pendukung Jerman, Israel, menyatakan optimisme bahwa tim kebanggaannya mampu menjadi juara dunia.
“Kami, tentu optimis lah, Jerman kali ini pasti akan juara Piala Dunia,” tegas Israel, disambut sorak-sorai fans Jerman.
Konvoi akbar ini disebut menjadi yang terbesar dan pertama di wilayah Papua Barat maupun Papua Barat Daya. Dengan estimasi kehadiran mencapai 300 ribu peserta, kegiatan tersebut digadang-gadang layak masuk rekor MURI sebagai konvoi lintas fans Piala Dunia terbesar yang pernah digelar di Tanah Papua.
Euforia Piala Dunia 2026 di Kota Sorong akhirnya memberi pesan kuat: fanatisme sepak bola dapat menjadi energi pemersatu, selama dijaga dalam koridor tertib, aman, dan menghormati kepentingan publik.
Editor : Hanny Wijaya