get app
inews
Aa Text
Read Next : Perahu Ketinting Terbalik di Kali Betc, Satu Penumpang Masih Dalam Pencarian

Tiga Korban Ledakan Biak Masih Hilang, Polda Papua Sisir Area Ring 2

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:26 WIB
header img
Aparat bersama tim gabungan mengamankan lokasi ledakan bom di Biak sambil melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan.

 

 

BIAK, iNewssorongraya.id — Tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, dan sejumlah instansi terkait masih mencari tiga korban yang belum ditemukan pascaledakan di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Pencarian belum dapat menyentuh titik utama ledakan karena area Ring 1 masih dinilai berbahaya. Tim Penjinak Bom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua belum menyatakan lokasi tersebut steril dari ancaman bahan peledak aktif.

Ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II itu sebelumnya menewaskan lima orang. Seluruh korban meninggal telah dievakuasi dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Sorido, Distrik Biak Kota, pada Senin siang.

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan, tim gabungan saat ini memusatkan pencarian di area Ring 2. Petugas menyisir kawasan pantai dan perairan di sekitar lokasi kejadian karena akses menuju titik utama ledakan belum aman.

“Fokus pencarian saat ini dilakukan di area Ring 2, khususnya wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian. Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Ari Trestiawan dalam konferensi pers, Senin malam (1/6).

Menurut Ari, tim gabungan menemukan 13 serpihan atau potongan bagian tubuh saat melakukan pencarian sepanjang hari. Seluruh temuan itu akan diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua dan RSUD Biak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga mencatat 18 orang mengalami luka ringan akibat ledakan tersebut. Dua korban masih menjalani perawatan di RSUD Biak, sedangkan korban lainnya telah mendapat penanganan medis.

Dampak ledakan juga memaksa 56 warga mengungsi ke lokasi sementara. Mereka terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 balita. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor telah menyiapkan tempat pengungsian dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama proses pencarian dan sterilisasi berlangsung.

Pemerintah daerah juga membentuk tim terpadu untuk menangani dampak sosial pascaledakan. Tim tersebut melibatkan Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perumahan, pemerintah distrik, pemerintah kelurahan, serta instansi teknis lainnya.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Untuk sementara waktu warga diminta tidak kembali ke area terdampak sampai lokasi benar-benar dinyatakan aman oleh tim Jibom,” kata perwakilan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Kapolres Biak Numfor kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki area Ring 1. Larangan itu juga berlaku bagi unsur aparat yang tidak berkepentingan langsung dalam proses sterilisasi.

Polda Papua memastikan pencarian tiga korban akan terus berlanjut. Namun, aparat menegaskan keselamatan petugas dan warga menjadi pertimbangan utama sebelum tim masuk lebih jauh ke titik pusat ledakan.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut