get app
inews
Aa Text
Read Next : Empat Perusahaan Diduga Jadi Jalur Pencairan Rp6,54 Miliar Anggaran DPRP PBD

Turnamen Sepak Bola Trophy KU-15 Resmi Bergulir, Polda PBD Dukung Pembinaan Anak Usia Dini

Senin, 01 Juni 2026 | 22:29 WIB
header img
Wakapolda PBD Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa saat memberikan sambutan dalam pembukaan turnamen sepak bola usia dini TROPHY KU-15

 

SORONG KOTA, iNewssorongraya.idWakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, menegaskan dukungan Polda Papua Barat Daya terhadap pembinaan generasi muda melalui sepak bola usia dini. Dukungan itu disampaikan saat pembukaan Turnamen Sepak Bola Papua Barat Daya Trophy KU-15 Tahun 2026 di Lapangan Makorem 181/PVT, Kota Sorong, Senin (1/6/2026).

Turnamen yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya itu diikuti 16 kesebelasan. Pertandingan berlangsung di dua lokasi, yakni Lapangan Makorem 181/PVT dan Lapangan Doom, Sorong Kepulauan.


Tendangan bola pertama oleh Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa menandai dimulainya turnamen sepak bola usia dini TROPHY KU-15.

 

Pembukaan turnamen dilakukan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu. Kegiatan tersebut ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa.

Semmy menilai sepak bola usia dini menjadi salah satu ruang strategis untuk membentuk fisik, mental, dan karakter anak-anak Papua Barat Daya. Menurut dia, olahraga dapat menjadi instrumen pembinaan yang efektif karena dekat dengan minat anak muda Papua.

“Kami melihat kegiatan ini positif. Sepak bola digemari anak muda Papua, sehingga Polda Papua Barat Daya mendukung kolaborasi dan koordinasi untuk kegiatan seperti ini,” ujar Semmy seusai pembukaan turnamen.


Wakapolda PBD, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa didampingi Kabag Ops Polresta Sorong Kota, Kompol Muhammad Andi Nurul Yaqin dan Ketua Panitia Turnamen saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

 

Ia mengatakan pembinaan melalui olahraga tidak hanya bertujuan mencetak atlet. Lebih jauh, kegiatan itu membantu anak-anak muda membangun disiplin, sportivitas, kerja sama, dan kesiapan menghadapi masa depan.

“Olahraga membentuk anak-anak menjadi sehat, berkarakter, dan lebih siap di bidang apa pun, baik sebagai ASN, TNI-Polri, maupun profesi lain,” katanya.

Semmy menegaskan tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum. Polda Papua Barat Daya, kata dia, juga memiliki tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Karena itu, Polda membuka ruang kolaborasi dengan komunitas olahraga, panitia turnamen, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain. Ia menyebut satuan kerja di tingkat Polda dan Polres dapat menjadi jembatan komunikasi dengan komunitas olahraga.

“Kepolisian tidak hanya menegakkan hukum. Kami juga hadir menjaga kamtibmas. Pembinaan seperti ini bisa menjadi ruang komunikasi dengan komunitas olahraga,” ujar Semmy.

 

 


Wakapolda PBD Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa saat memberikan bantuan bola kepada salah satu perwakilan kesebelasan yang akan mengikuti turnamen usia dini TROPHY KU-15.

 

Sebagai bentuk dukungan konkret, Wakapolda Papua Barat Daya menyerahkan bantuan bola kaki kepada para peserta. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolda kepada perwakilan tim yang mengikuti turnamen.

Semmy juga membuka peluang Polda Papua Barat Daya menggelar kegiatan serupa pada masa mendatang. Ia mengatakan koordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya terus berjalan, termasuk dalam sejumlah kegiatan olahraga sebelumnya.

“Ke depan, bukan tidak mungkin Polda Papua Barat Daya juga menggelar kegiatan seperti ini. Kami akan terus bergandengan tangan,” katanya.


Gubernur PBD, Elisa Kambu saat memberikan sambutan dalam pembukaan turnamen sepak bola usia dini TROPHY KU-15 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov PBD.

 

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dalam sambutannya mengatakan turnamen KU-15 harus dimaknai sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai sepak bola usia dini dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh sehat, disiplin, sportif, dan berkarakter.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan generasi muda Papua Barat Daya agar sehat, disiplin, sportif, dan berkarakter,” ujar Elisa.

Elisa juga mendorong peserta menjunjung tinggi fair play. Menurut dia, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari pertandingan, tetapi persaudaraan dan persatuan harus tetap dijaga.

“Kalian adalah generasi penerus Papua Barat Daya. Manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan, semangat juang, kerja sama tim, dan sportivitas,” katanya.


Gubernur PBD, Elisa Kambu didampingi Wakapolda Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa saat foto bersama dengan salah satu kesebelasan.

 

Ketua Panitia Elvis Howay mengatakan turnamen KU-15 lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang pembinaan bagi anak-anak Papua Barat Daya. Ia menyebut sepak bola dapat menjadi sarana penyelamat generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

“Sepak bola menjadi sarana penyelamat generasi Papua. Kami berharap lima tahun ke depan sudah terlihat hasil pembinaan ini,” ujar Elvis.

Elvis menjelaskan 16 tim dibagi ke dalam empat grup. Setiap grup berisi empat tim. Tim terbaik akan melaju ke babak delapan besar, semifinal, hingga final. Secara keseluruhan, panitia menyiapkan 32 pertandingan.

Menurut Elvis, pembinaan usia dini tidak berhenti pada kategori U-15. Panitia juga menyiapkan kompetisi usia 19 tahun pada Juli 2026 dan mendorong adanya turnamen usia 13 tahun apabila dukungan sponsor tersedia.

Ia menilai pembinaan berjenjang menjadi penting untuk memutus mata rantai kenakalan remaja. Sepak bola, kata dia, dapat menjauhkan anak-anak muda dari minuman keras, narkoba, pergaulan bebas, dan tindakan kriminal.

“Tujuan utama kami memutus mata rantai kenakalan remaja. Sepak bola menjadi sarana efektif agar anak-anak terhindar dari miras, narkoba, pergaulan bebas, dan hal negatif,” katanya.

Pertandingan pembuka mempertemukan Safcom FC melawan Persemar Malaumkarta. Safcom FC menang telak 3-0 atas Persemar Malaumkarta.

Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan turnamen, antara lain Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf, perwakilan Danrem 181/PVT, Kabag Ops Polresta Sorong Kota Kompol Muhammad Andi Nurul Yaqin, anggota DPRD Papua Barat Daya Robby Wanma, serta pelatih dan ofisial tim peserta.

Turnamen Papua Barat Daya Trophy KU-15 kini tidak hanya menjadi panggung kompetisi usia dini. Kegiatan ini juga menjadi ujian konsistensi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan komunitas olahraga dalam menyediakan ruang aman, terarah, dan produktif bagi masa depan anak-anak Papua Barat Daya.

 

 

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut