get app
inews
Aa Text
Read Next : Persipura Hajar Persiku 2-0, Tiket Playoff Promosi Liga II Digenggam Siap Hadapi Adhyaksa FC 

Mental Juara Persipura Teruji, Tumbangkan Persiba Tumbang di Kandang Sendiri

Minggu, 05 April 2026 | 05:52 WIB
header img
Pesepak Bola Persipura Boaz Salossa saat selebrasi dengan rekan-rekannya setelah dia mencetak gol ke gawang tim Persiba Balikpapan.(Foto : Dok MO Persipura Jayapura).

 

BATAKAN, iNewssorongraya.idPersipura Jayapura menunjukkan karakter tim papan atas dengan menundukkan Persiba Balikpapan 1–0 dalam laga pekan ke-23 Grup Timur Championship 2025/2026 di Stadion Batakan, Kalimantan Timur, Sabtu (4/4/2026). Gol dramatis Boaz Solossa di menit ke-90 menjadi penentu kemenangan sekaligus menegaskan ketangguhan Mutiara Hitam dalam tekanan laga tandang. 

Kemenangan ini tidak hanya memastikan tambahan tiga poin, tetapi juga mengangkat posisi Persipura di papan atas klasemen sementara dengan koleksi 46 poin dari 23 pertandingan, menjaga peluang promosi ke Super League musim depan.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal hingga akhir. Kedua tim tampil disiplin dan saling menutup ruang sehingga peluang bersih sulit tercipta. 

Ketika laga diprediksi berakhir imbang, Persipura justru memecah kebuntuan pada menit ke-90. Boaz Solossa sukses memanfaatkan umpan matang dari Wilyam Lugo dan mencetak gol kemenangan. 

Gol tersebut sempat diprotes kubu tuan rumah karena dianggap offside. Namun, setelah melalui pengecekan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut. 

Keputusan itu langsung mengubah atmosfer stadion. Persiba kehilangan momentum, sementara Persipura mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Sejak peluit awal, Persiba Balikpapan mencoba mengambil inisiatif serangan dengan dukungan penuh publik tuan rumah. Namun, lini pertahanan Persipura tampil solid dan mampu meredam tekanan. 

Di sisi lain, Persipura mengandalkan penguasaan bola dan serangan balik cepat. Meski menciptakan sejumlah peluang, penyelesaian akhir menjadi kendala hingga babak kedua.
Pelatih Persipura, Rahmat Darmawan, mengakui laga berjalan sulit.
“Kami sudah memperkirakan sebelumnya bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Persiba memberikan perlawanan luar biasa. Sejak awal kami mencoba mengontrol permainan, namun sejumlah peluang yang kami ciptakan belum mampu dikonversi menjadi gol,” ujarnya. 

Memasuki babak kedua, ia melakukan rotasi pemain dan perubahan pendekatan taktik.
“Kami mencoba beberapa alternatif, termasuk melakukan rotasi pemain dan perubahan formasi untuk meningkatkan daya serang,” jelasnya. 

Strategi tersebut terbukti efektif dengan meningkatnya variasi serangan hingga akhirnya berbuah gol di penghujung laga.

Gol kemenangan di menit akhir menjadi simbol kuat mental juara Persipura. Tim tamu tetap sabar dan konsisten meski tekanan terus datang sepanjang pertandingan. 

Rahmat Darmawan menilai kemenangan ini sebagai hasil yang patut disyukuri.
“Alhamdulillah, puji Tuhan, pada hari ini kami diberikan rezeki berupa kemenangan di menit-menit terakhir. Ini patut kita syukuri,” katanya. 

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat Papua yang terus mengalir.
“Selamat untuk seluruh pemain dan masyarakat Papua. Ini kemenangan yang layak dirayakan,” ujarnya. 

Pemain Persipura, Rafael Sunuk, menegaskan kemenangan tersebut memiliki makna emosional.
“Gol di menit akhir itu adalah campur tangan Tuhan dan doa masyarakat Papua. Kemenangan ini kami persembahkan untuk masyarakat Papua,” ucapnya.

Kemenangan atas Persiba menjadi hasil krusial dalam persaingan papan atas. Tambahan tiga poin memperkuat posisi Persipura dalam perebutan tiket promosi. 

Rahmat Darmawan menegaskan timnya tetap fokus menghadapi laga berikutnya.
“Kami masih menyimpan asa dan terus berjuang. Masih ada beberapa pertandingan penting di depan. Kami fokus mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya,” tegasnya. 

Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi, terutama dalam dua laga kandang yang akan datang.
“Tidak ada pertandingan yang mudah. Semua tim terus berkembang. Karena itu kami harus tetap fokus dan konsisten,” tutupnya.

Kemenangan dramatis di Batakan menegaskan identitas Persipura sebagai tim dengan pengalaman, disiplin, dan mental tangguh. Gol Boaz Solossa bukan sekadar penentu hasil, tetapi juga simbol ketegasan Mutiara Hitam dalam menjaga asa menuju kasta tertinggi sepak bola nasional. 

Dengan performa konsisten dan strategi yang matang, Persipura kembali menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pesaing, melainkan kandidat kuat yang siap kembali ke level elite.

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut