get app
inews
Aa Text
Read Next : Persipura Jayapura Bungkam Jogja Football Management 7-2 di Laga Uji Coba Perdana TC Yogyakarta

Tiga Siswa SMPLB Papua Barat Daya Wakili Daerah di Jambore Nasional Yogyakarta

Sabtu, 29 November 2025 | 01:03 WIB
header img
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya saat melepas tiga siswa SMPLB yang akan mengikuti Jambore Kepramukaan di Yogyakarta.

 

SORONG KOTA, iNewssoronraya.id – Dengan mata berbinar dan seragam Pramuka yang rapi, tiga siswa Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) di Kota Sorong berdiri tegap saat nama mereka diumumkan. Meski memiliki keterbatasan fisik, mereka menjadi wakil Papua Barat Daya untuk mengikuti kegiatan Penguatan Karakter Anak Berkebutuhan Khusus berbasis Kepramukaan pada 1–5 Desember 2025 di Yogyakarta.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam upacara pelepasan yang berlangsung di Sorong, Jumat (28/11/2025), dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya. Momen itu menandai komitmen daerah dalam memperkuat pendidikan inklusif serta membuka ruang bagi setiap anak untuk berkembang secara setara.

Dalam sambutannya, Adolof menyampaikan kebanggaannya terhadap para guru SLB yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membina karakter anak berkebutuhan khusus.

“Anak-anak ini yang berdiri di depan kita adalah bukti bahwa kita sebagai guru berhasil. Kita membimbing, mengajar, dan mengarahkan mereka hingga hari ini mereka siap mengikuti kegiatan Pramuka tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masih ada pihak yang meragukan kemampuan siswa berkebutuhan khusus. Namun, penampilan ketiga peserta itu membuktikan sebaliknya.

“Banyak orang menilai mereka tidak bisa, tetapi hari ini kita saksikan sendiri bahwa mereka bisa. Mereka mampu. Semua berkat dedikasi dan loyalitas para guru,” tambahnya.

Adolof kemudian melepaskan ketiga siswa beserta guru pendamping secara simbolis, menandai dimulainya perjalanan mereka menuju Jambore Nasional.

 


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

 

Di hadapan wartawan, Adolof menuturkan bahwa pemerintah provinsi terus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di berbagai wilayah.

“Kami secara resmi melepaskan anak-anak ini untuk mengikuti acara Pramuka tingkat nasional di Jogja. Mereka akan berangkat hari Minggu dan berada di sana sekitar satu minggu,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan siswa SLB bukanlah hal baru. Tahun sebelumnya, ia menyaksikan langsung kemampuan peserta pada Jambore Nasional di Cibubur.

“Saya menyaksikan sendiri keterampilan mereka. Ada yang mampu menghafal Pembukaan UUD 1945 tanpa teks dan ada yang bisu namun menjadi pengibar bendera,” katanya.

Adolof juga mengimbau orang tua agar tidak menjadikan kondisi anak sebagai beban, mengingat fasilitas pendidikan telah tersedia di beberapa daerah.

“SLB sudah tersedia di Kota Sorong untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Kami juga telah membuka sekolah di Kabupaten Sorong dan Raja Ampat, dan kami berencana memperluas ke Sorong Selatan serta Tambrauw,” ujarnya.


Guru pendamping, Rosalina Howai saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.

 

Salah satu guru pendamping, Rosalina Howai, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi ketiga siswa tersebut.

“Semoga kegiatan dari tanggal 1 sampai 5 Desember ini berjalan lancar dan kami bisa pulang dalam keadaan sehat. Ini motivasi besar bagi anak-anak kami,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa kontingen Papua Barat Daya akan bergabung dengan peserta dari 38 provinsi dan mengikuti rangkaian agenda kepramukaan yang disusun panitia nasional.

“Setibanya di sana kami akan menyesuaikan dengan jadwal panitia. Ada banyak agenda kepramukaan yang akan diikuti peserta selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Keberangkatan tiga siswa SLB Papua Barat Daya ini menjadi pengingat bahwa potensi anak tidak ditentukan oleh kondisi fisiknya. Dengan dukungan guru, pemerintah, dan lingkungan pendidikan yang inklusif, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki peluang yang sama untuk tampil, berprestasi, dan menunjukkan kemampuan mereka.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut