Breaking News! Ricuh di Acara Syukuran Bupati Jayawijaya, Massa Bentrok, Kendaraan Dibakar

WAMENA, iNewssorongraya. id – Aksi saling serang antar kelompok masyarakat terjadi saat acara syukuran Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya di Lapangan Sepak Bola Kama, Jalan J.B. Wenas, pada Sabtu (15/3/2025) sekitar pukul 16.05 WIT. Kericuhan tersebut mengakibatkan sejumlah korban luka-luka dan kerugian materil akibat pembakaran serta perusakan kendaraan.
Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat acara pembagian makanan atau bakar batu tengah berlangsung. Beberapa oknum masyarakat yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras masuk ke area tempat memasak. Tidak lama kemudian, terjadi pelemparan batu dan kayu yang berasal dari kelompok massa di sekitar lokasi bakar batu menuju arah panggung utama. Massa yang berada di tengah lapangan kemudian membalas dengan aksi serupa.
Melihat situasi semakin tidak kondusif, Kasat Binmas selaku Perwira Pengendali Pengamanan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Jayawijaya melalui radio komunikasi. Sekitar pukul 16.30 WIT, personel gabungan Polres Jayawijaya dan Brimob yang dipimpin oleh Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, tiba di lokasi kejadian untuk meredam situasi.
Namun, aksi pelemparan terhadap aparat keamanan terus terjadi. Sekitar pukul 16.40 WIT, pihak kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata ke arah massa yang masih melakukan pelemparan di sekitar Lapangan Sinapuk. Situasi semakin memanas saat massa yang berasal dari arah lapangan tersebut melakukan pembakaran kendaraan dan perusakan mobil di lokasi kejadian.
Pukul 17.05 WIT, massa kembali melakukan serangan terhadap aparat keamanan dan membakar satu unit truk pengangkut personel Polres Jayawijaya serta satu unit mobil Strada. Kapolres Jayawijaya kemudian memberikan imbauan kepada kedua belah pihak agar menghentikan aksi pelemparan dan bentrokan.
Aparat keamanan akhirnya berhasil mengendalikan situasi pada pukul 17.16 WIT. Kapolres kemudian memerintahkan personel untuk meninggalkan lokasi dan melakukan patroli di dalam Kota Wamena guna mengantisipasi kemungkinan bentrokan lanjutan. Pukul 17.20 WIT, aparat kepolisian dan Brimob melakukan penyekatan di pertigaan Jalan Trikora-Patimura untuk mencegah massa memasuki pusat kota.
Korban dan Kerugian Materil
Akibat bentrokan tersebut, enam orang mengalami luka-luka, termasuk empat anggota kepolisian:
- Bripka Herman (37), mengalami luka lemparan batu di bagian pipi kanan.
- Bripka Yasri Ahmad (38), mengalami luka lemparan batu di pelipis kanan.
- Ryan Dwi (20), supir dari Tolikara, mengalami luka di bagian kepala belakang akibat lemparan batu.
- Bripda Klinens Devito (19), mengalami luka di pelipis tengah akibat lemparan batu.
- Elgius Hisage, warga Pikhe Paroki, mengalami luka di kepala bagian belakang akibat lemparan batu.
- Amia Huby, warga depan Kantor Samsat, mengalami luka di kepala akibat lemparan batu.
Selain korban luka, insiden ini juga menyebabkan sejumlah kerugian materil, di antaranya:
- Satu unit truk pengangkut personel Polres Jayawijaya terbakar [Diduga dibakar massa].
- Empat unit mobil dinas roda empat milik Polres Jayawijaya rusak akibat lemparan batu.
- Satu unit mobil Strada Triton warna putih terbakar.
- Satu unit sepeda motor terbakar.
Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut motif dan dalang di balik aksi anarkis ini. Dugaan sementara, insiden ini dipicu oleh beberapa oknum yang dalam keadaan mabuk dan masuk ke area acara syukuran, kemudian terlibat dalam perampasan makanan yang berujung pada aksi saling serang.
Hingga saat ini, aparat keamanan masih berjaga untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan. Situasi di Kota Wamena dilaporkan telah berangsur kondusif, namun masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Editor : Hanny Wijaya