SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Polresta Sorong Kota mengambil langkah progresif menekan angka pengangguran di kawasan rawan sosial dengan menggerakkan budidaya hidroponik bagi puluhan kepala keluarga di Kompleks Kokoda, Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong.
Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan meninjau langsung perkembangan budidaya tanaman pakcoy dan selada di kebun hidroponik tersebut pada Kamis (22/10/2026) pukul 10.00 WIT. Peninjauan itu dilakukan bersama Kabag Ops, Kasat Binmas, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Klawasi.
Langkah ini bermula dari hasil pendataan presisi yang mencatat sebanyak 49 kepala keluarga di Kompleks Kokoda belum memiliki pekerjaan tetap. Selain memetakan jumlah warga yang menganggur, kepolisian mendata latar belakang pendidikan dan keterampilan warga sebagai pijakan awal pemulihan ekonomi lokal.
Guna memastikan pengelolaan berjalan terstruktur, enam warga ditunjuk secara bergiliran pada tahap awal untuk mengurus perawatan, kebersihan, dan keamanan kebun di bawah koordinasi kepala lingkungan. Rotasi petugas pada setiap siklus panen diterapkan agar seluruh warga berkesempatan merasakan manfaat ekonomi secara adil.
Komoditas hasil panen pakcoy dan selada tersebut nantinya dipasarkan langsung ke toko sayur, swalayan, hingga supermarket di wilayah Kota Sorong. Hasil penjualan akan dialokasikan untuk upah petugas pengelola, sedangkan sisa keuntungan disimpan dalam kas bersama bagi kepentingan 49 KK warga Kokoda.
"Melalui program ini, kami ingin warga memiliki kegiatan positif yang dapat menghasilkan pendapatan. Kami berharap kebun hidroponik ini berkembang, memberikan manfaat nyata bagi 49 KK warga Kokoda, serta menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Kombes Pol Amry Siahaan, Kamis (22/10/2026).
Selain pengembangan sektor pertanian perkotaan melalui program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN), Polresta Sorong Kota juga mengkoordinasikan data keterampilan warga ke Dinas Tenaga Kerja. Pemetaan tersebut disiapkan agar warga yang memiliki keahlian spesifik dapat terserap ke sektor industri atau formal lainnya.
Langkah terobosan ini mempertegas pergeseran pendekatan kepolisian modern, bahwa jaminan stabilitas keamanan wilayah berkorelasi langsung dengan ketahanan perut dan kesejahteraan ekonomi warga di tingkat akar rumput.
Editor : Hanny Wijaya
Artikel Terkait
