Sementara itu, di sudut lain kampung, anak-anak tampak kembali tersenyum. Kegiatan mewarnai dan pembagian mainan menghadirkan kembali keceriaan yang sempat terenggut oleh rasa takut.
“Suasana hangat dan penuh kebersamaan juga tercipta melalui kegiatan merajut bersama para mama-mama kampung, yang tidak hanya menjadi sarana produktif tetapi juga mempererat hubungan emosional. Sementara itu, anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan mewarnai dan menerima mainan, yang diharapkan mampu mengembalikan keceriaan serta rasa aman dalam diri mereka,” bebernya.
Pendekatan ini menjadi strategi penting dalam memulihkan kondisi sosial masyarakat pasca konflik. Tidak hanya mengobati trauma individu, tetapi juga memperkuat kohesi sosial yang sempat terguncang.
Editor : Chanry Suripatty
Artikel Terkait
