Gibran di Peluncuran 8 Buku Yusril: Siapapun Presidennya, Menterinya Prof Yusril

Jonathan Simanjuntak
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, memberikan sanjungan terhadap kiprah panjang Yusril Ihza Mahendra dalam kancah pemerintahan Indonesia. Foto: Jonathan Simanjuntak

JAKARTA, iNewsSorongraya.id -  – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, memberikan sanjungan terhadap kiprah panjang Yusril Ihza Mahendra dalam kancah pemerintahan Indonesia.

Hal itu disampaikan Gibran saat menghadiri peluncuran delapan buku yang merangkum perjalanan hidup dan pemikiran Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan tersebut di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Dalam sambutannya, Gibran menyoroti keunikan karier Yusril yang selalu dipercaya menduduki kursi menteri oleh hampir setiap kepala negara Indonesia sejak era reformasi. Mulai dari masa Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga kini di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

"Menteri Kehakiman dan HAM di era Presiden Gus Dur dan Presiden Megawati, Mensesneg di era Presiden SBY, hingga Menko di era Bapak Prabowo. Jadi siapapun Presidennya, menterinya tetap Prof. Yusril," ujar Gibran yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Sosok Guru bagi Generasi Muda

Gibran menilai Yusril sebagai sosok yang serba bisa dan menjadi inspirasi bagi anak muda. Ia mencatat pencapaian Yusril yang sudah menjadi Guru Besar Hukum Tata Negara pada usia 42 tahun serta kemampuannya mendirikan partai politik.

"Sebagai anak muda, saya harus banyak belajar dari pengalaman beliau. Jejaknya sangat kuat di berbagai bidang, mulai dari hukum, tata negara, politik, hingga keagamaan," tambahnya.

Relevan dari Era Mesin Ketik Hingga AI

Mengutip kata pengantar dari Presiden Prabowo Subianto dalam buku tersebut, Gibran menekankan bahwa pengabdian Yusril bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan bentuk dedikasi yang berkesinambungan lintas rezim.

Menariknya, Gibran menyebut Yusril sebagai tokoh yang mampu melampaui zaman.

"Prof. Yusril hidup sejak era mesin ketik, namun gagasan dan pemikirannya tetap relevan hingga sekarang di era digital dan kecerdasan buatan (AI)."

Inspirasi di Usia 70 Tahun

Peluncuran delapan buku yang bertepatan dengan ulang tahun Yusril ke-70 ini diharapkan menjadi sumber literasi penting bagi generasi paenerus bangsa.

Gibran meyakini rekam jejak dan semangat yang dituangkan dalam buku-buku tersebut akan memacu anak muda untuk terus berkarya bagi Indonesia.

 

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network