Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi Pimpin Polda Papua Barat Daya, Ini Pesan Tegas Brigjen Hengki Haryadi
Advertisement . Scroll to see content

Polda Papua Barat Daya Siapkan Operasi Patuh Dofior 2026, Ini Sasaran Utamanya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:56 WIB
  • author CHANRY SURIPATTY
Polda Papua Barat Daya Siapkan Operasi Patuh Dofior 2026, Ini Sasaran Utamanya
Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Dax Emmanuelle. (Foto: Istimewa).

AIMAS, iNewssorongraya.idPolda Papua Barat Daya menyiapkan Operasi Patuh Dofior 2026 sebagai langkah untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Dax Emmanuelle mengatakan operasi tersebut tidak hanya diarahkan pada penindakan pelanggaran, tetapi juga pada edukasi dan peningkatan kesadaran pengguna jalan.

“Operasi Patuh Dofior 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas secara mandiri,” ujar Kombes Pol Dax Emmanuelle di Sorong, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Dax, kepatuhan masyarakat menjadi faktor penting untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas atau Kamseltibcarlantas. Polda Papua Barat Daya berharap peningkatan disiplin pengguna jalan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Sejumlah pelanggaran akan menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Dofior 2026. Sasaran itu meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm standar SNI, penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor atau TNKB yang tidak sesuai ketentuan, serta pengendara sepeda motor yang membawa penumpang lebih dari satu orang.

Selain itu, polisi juga akan menyasar penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, pengendara yang melawan arus, serta pengemudi yang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol. Pelanggaran tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.

Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat Daya mengajak masyarakat untuk menyiapkan kelengkapan surat kendaraan sebelum berkendara. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama di jalan raya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menegaskan bahwa Operasi Patuh Dofior 2026 menjadi momentum untuk memperkuat budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Melalui operasi ini, Polda Papua Barat Daya berharap kondisi lalu lintas di wilayah Papua Barat Daya semakin aman, tertib, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan.

Editor: Hanny Wijaya

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut