get app
inews
Aa Text
Read Next : Empat Perusahaan Diduga Jadi Jalur Pencairan Rp6,54 Miliar Anggaran DPRP PBD

Polisi Tingkatkan Razia Malam di Kota Sorong, Belasan Motor Hingga Narkoba dan Saja Diamankan

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:57 WIB
header img
Petugas Kepolisian sedang melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor dan pengendara dalam Razia KYRD Kepolisian di Kota Sorong.

 

 

SORONG, iNewssorongraya.id — Operasi gabungan Polda Papua Barat Daya melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) mengungkap sejumlah pelanggaran hukum di Kota dan Kabupaten Sorong, mulai dari kendaraan diduga hasil curanmor, senjata tajam, hingga narkotika jenis ganja.

Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare, mengatakan KRYD digelar pada Sabtu hingga Minggu dini hari, 23–24 Mei 2026, untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan. “Operasi ini difokuskan untuk mencegah tindak kriminalitas, kepemilikan senjata tajam, peredaran narkoba, dan penertiban kendaraan bermotor tanpa dokumen sah,” kata Jenny, Minggu (24/5/2026).

Dalam razia tersebut, polisi mengamankan 14 unit sepeda motor yang pengendaranya tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan resmi. Jenny menyebut kendaraan-kendaraan itu diduga berkaitan dengan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang belakangan marak terjadi di Sorong Raya. “Sebanyak 14 unit kendaraan diamankan karena tidak dilengkapi dokumen kepemilikan yang sah,” ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan secara ketat terhadap setiap pengendara yang melintas di titik operasi. Petugas mencocokkan STNK, nomor rangka, dan nomor mesin untuk memastikan legalitas kendaraan. “Pemeriksaan dilakukan secara teliti agar kendaraan yang diduga bermasalah dapat segera teridentifikasi,” kata Jenny.

Selain belasan motor, petugas menyita empat bilah senjata tajam dari pengendara yang terjaring razia. Jenny menegaskan polisi tidak akan memberi ruang bagi warga yang membawa benda berbahaya tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Senjata tajam yang ditemukan langsung diamankan karena berpotensi digunakan untuk tindak kejahatan,” ucapnya.

Razia juga mengarah pada temuan narkotika jenis ganja yang dibawa oleh seorang remaja. Temuan itu diperoleh setelah petugas memeriksa kendaraan dan barang bawaan secara menyeluruh. “Petugas mengamankan seorang remaja setelah ditemukan narkotika jenis ganja dalam pemeriksaan,” ujar Jenny.

Menurut Jenny, KRYD tersebut melibatkan unsur Lalu Lintas, Reskrim, Sabhara, dan Intelkam agar penindakan di lapangan berjalan lebih efektif. “Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel gabungan untuk memastikan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat ditangani secara cepat,” katanya.

Seluruh kendaraan yang diamankan kini berada di Polsek Sorong Timur untuk pendataan dan pemeriksaan lanjutan. Polisi masih memverifikasi status kepemilikan kendaraan dan mencocokkannya dengan laporan kehilangan dari masyarakat. “Kami masih melakukan identifikasi terhadap kendaraan yang diamankan untuk memastikan siapa pemilik sahnya,” ujar Jenny.

Polda Papua Barat Daya juga membuka kemungkinan adanya pengembangan kasus terhadap jaringan pelaku curanmor di wilayah Kota dan Kabupaten Sorong. Jenny mengatakan penyelidikan tidak berhenti pada pengamanan barang bukti. “Kami terus melakukan pengembangan terhadap kemungkinan adanya jaringan pelaku curanmor yang beroperasi di wilayah Sorong,” katanya.

Polisi meminta warga yang kehilangan kendaraan segera mendatangi Polsek Sorong Timur dengan membawa STNK atau BPKB. Langkah itu diperlukan agar proses identifikasi dan pengembalian kendaraan kepada pemilik sah dapat berjalan cepat. “Warga yang merasa kehilangan kendaraan kami imbau segera mengecek dan membawa dokumen kepemilikan resmi,” ujar Jenny.

Jenny menambahkan, masyarakat harus lebih waspada saat memarkir kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, dan tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. “Keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tugas polisi, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat,” katanya.

Operasi KRYD di Sorong memperlihatkan bahwa persoalan kamtibmas tidak hanya terkait curanmor, tetapi juga senjata tajam dan narkoba yang dapat berkembang menjadi ancaman serius bagi keamanan publik.

 

 

Editor : Chanry Suripatty

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut