Persipura Matangkan Persiapan di Stadion Lukas Enembe Jelang Duel Hidup-Mati Lawan Adhyaksa FC
JAYAPURA, iNewssorongraya.id – Persipura Jayapura mulai mematangkan seluruh persiapan teknis dan mental jelang laga krusial menghadapi Adhyaksa FC pada babak play-off promosi Pegadaian Championship 2025/2026. Duel penentu tiket menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu akan digelar di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026) pukul 17.00 WIT.
Menjelang kick off, kedua tim dijadwalkan menjalani rangkaian agenda resmi kompetisi mulai dari Match Coordination Meeting (MCM), Official Training (OT), hingga Pre Match Press Conference (PMPC) pada Kamis (7/5/2026).
Media Officer Persipura, Eveerth Joumilena, mengatakan seluruh tahapan persiapan pertandingan akan dipusatkan di Stadion Lukas Enembe sebagai bagian dari standar operasional pertandingan play-off promosi.
“Match Coordination Meeting (MCM) akan dilaksanakan pada Kamis, 07 Mei 2026, pukul 13.00 WIT hingga selesai di Meeting Room Stadion Lukas Enembe,” ujar Eveerth Joumilena dalam keterangan pers resmi yang diterima iNewssorongraya.id, Kamis (7/5/2026).
Ia menjelaskan, Persipura mendapat jadwal official training pukul 14.30–15.30 WIT dan dilanjutkan pre match press conference pukul 15.30–15.45 WIT. Sementara Adhyaksa FC Banten akan menjalani official training pukul 16.00–17.00 WIT dengan agenda konferensi pers pukul 15.45–16.00 WIT.
Rangkaian tersebut menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk menguji kondisi lapangan sekaligus menyampaikan kesiapan akhir sebelum laga penentuan berlangsung.
Selain aspek teknis pertandingan, duel ini juga menyimpan tekanan besar bagi Persipura yang hanya tinggal selangkah lagi kembali ke kompetisi tertinggi nasional. Status tuan rumah membuat Mutiara Hitam diunggulkan, namun Pelatih Kepala Persipura, Rahmad Darmawan, justru meminta seluruh pemain tidak terlena.
“Perjuangan Persipura sejak awal musim hingga akhir kompetisi bukanlah hal yang mudah, sebabnya seluruh pemain tetap menjaga fokus dan tidak kehilangan momentum,” kata Rahmad Darmawan
Pelatih yang akrab disapa Coach RD itu menilai laga kontra Adhyaksa FC bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan final sesungguhnya yang menentukan masa depan Persipura musim ini.
“Walau bermain di kandang sendiri, kita semua dan pemain terutama tidak meremehkan kekuatan Adhyaksa FC, sebab dalam sepakbola segala kemungkinan bisa terjadi,” tuturnya.
RD menegaskan fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsentrasi serta membenahi detail permainan agar tidak kehilangan momentum pada laga tunggal tersebut.
“Mari kita focus dan konsentrasi tetap terjaga sampai pertandingan berlangsung baik, sebab meski kita tuan rumah, namun segala bisa terjadi dalam sepak bola,” ucapnya.
Dari sisi regulasi kompetisi, Persipura memang memiliki keuntungan sebagai tuan rumah karena mengoleksi 56 poin atau lebih tinggi dibanding Adhyaksa FC yang meraih 51 poin di Grup 1. Namun format single match membuat peluang kedua tim tetap terbuka.
Situasi itu menjadikan tekanan berada di kubu Persipura. Publik Papua menaruh harapan besar agar Boaz Solossa dan kolega mampu mengembalikan kejayaan klub legendaris tersebut ke Liga 1 Indonesia.
Coach RD pun meminta dukungan penuh masyarakat Papua untuk menjaga semangat pemain dalam laga hidup-mati tersebut.
“Kita harus menang dan tentunya itu laga final yang wajib kita amankan poin penuh disini. Ini moment yang penting dan harus di jaga oleh pemain. Saya juga mohon dukungan doa dari masyarakat Papua,” katanya.
Atmosfer Stadion Lukas Enembe diprediksi akan dipenuhi ribuan pendukung Persipura yang ingin menyaksikan langsung perjuangan Mutiara Hitam merebut tiket promosi. Pertandingan ini bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga pertaruhan harga diri salah satu klub paling bersejarah di sepak bola Indonesia.
Dengan persiapan resmi yang mulai dijalani sejak official training hingga konferensi pers, Persipura kini berada di ambang momentum kebangkitan. Satu kemenangan akan membuka jalan mereka kembali ke panggung elite sepak bola nasional.
Editor: Hanny Wijaya