Besok Pukul 15.30 WIT! Persipura vs Sorong Raya Laga Eksebisi di Stadion Bawela
SORONG KOTA, iNewssorongraya.id — Persipura Jayapura kembali menegaskan statusnya sebagai klub pemersatu Tanah Papua. Melalui laga eksebisi bertajuk Persembahan Cendrawasih Karsa, tim berjuluk Mutiara Hitam dijadwalkan menghadapi Sorong Raya di Stadion Bawela, Sorong, Minggu (8/2/2026).
Pertandingan ini bukan sekadar uji coba, melainkan simbol komitmen Persipura untuk mendekatkan diri dengan basis pendukungnya di luar Jayapura, sekaligus mematangkan kesiapan tim jelang putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menekankan bahwa laga tersebut lahir dari kesadaran klub akan luasnya sebaran suporter Persipura di seluruh Papua.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas izin dan penyertaan-Nya, pertandingan eksibisi ini akhirnya dapat terlaksana pada hari ini,” ujar Owen dalam keterangan resminya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Sorong Raya FC beserta seluruh elemen penyelenggara.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sorong Raya FC, kepada seluruh manajemen, pelatih, dan para pemain, yang telah bersedia dan menyambut baik ajakan untuk mengikuti pertandingan eksibisi ini. Terima kasih atas sportivitas dan kebesaran hati untuk menjadi bagian dari momen hari ini,” katanya.
Menurut Owen, laga di Stadion Bawela dipersiapkan dalam waktu singkat, namun mampu terwujud berkat kolaborasi solid lintas pihak.
“Kami memahami bahwa pertandingan ini dipersiapkan dalam waktu yang sangat singkat, dan tanpa dukungan, kerja keras, serta koordinasi yang baik dari semua pihak, acara ini tentu tidak akan mungkin terlaksana,” ujarnya.
Lebih jauh, Owen menegaskan bahwa Persipura tidak ingin berhenti di Sorong. Ia menyebut laga ini sebagai langkah awal dari program berkelanjutan agar Persipura hadir di lebih banyak kota di Papua.
“Sejak berakhirnya putaran pertama kompetisi, saya terus berupaya agar Persipura bisa bermain di luar Jayapura. Bukan karena Jayapura kurang penting, tetapi karena Persipura adalah milik seluruh masyarakat Papua,” tuturnya.
Ia menambahkan, banyak pencinta Persipura di berbagai daerah yang belum memiliki kesempatan menyaksikan langsung atmosfer pertandingan.
“Saya percaya, Persipura adalah klub yang harus dirasakan secara langsung—melalui atmosfer pertandingan, semangat para pemain, dan kebersamaan dengan para suporter di stadion.”
Dengan dukungan Cendrawasih Karsa, Persipura menargetkan agenda serupa dapat digelar secara lebih terstruktur di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk lebih terprogram agar Persipura dapat hadir di lebih banyak kota. Karena Persipura bukan sekadar klub sepak bola. Persipura adalah kebanggaan, identitas, dan milik seluruh Papua,” tegas Owen menutup pernyataannya.
Laga eksebisi Persipura versus Sorong Raya akan berlangsung pukul 15.30 WIT. Tiket pertandingan dapat dibeli secara daring melalui persipura.id, serta penjualan langsung di Stadion Bawela dan Tuan Tana Coffee. Bagi pencinta sepak bola yang tidak hadir langsung, pertandingan ini juga disiarkan melalui live streaming di kanal YouTube Cendrawasih Karsa Media.
Pertandingan ini diharapkan menjadi ruang temu antara sepak bola, kebanggaan daerah, dan semangat kebersamaan—sebuah pesan kuat bahwa Persipura tetap menjadi denyut nadi sepak bola Papua, di mana pun ia berlaga.
Editor : Chanry Suripatty