SOS Pulau Dayan Raja Ampat Menggema di Media Sosial Facebook, Warga Kewalahan Hadapi Karhutla

CHANRY SURIPATTY
Karhutla di Pulau Dayan, Distrik Batanta Utara terus meluas, warga kirim pesan darurat melalui Medsos. (FOTO : IST)

 

 

SORONG, iNewssorongraya.id – Kobaran api di Pulau Dayan, Distrik Batanta Utara, Kabupaten Raja Ampat, belum sepenuhnya terkendali. Warga bahkan mengirim pesan darurat melalui media sosial karena mengaku kewalahan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas.

Kondisi tersebut dilaporkan terjadi sejak Minggu (27/9/2026) sore hingga Senin dini hari. Api disebut membesar dan merembet di kawasan Pulau Dayan yang berada dalam kondisi kering, sementara angin kencang turut mempercepat penyebaran kobaran api.

Situasi itu mendorong warga meminta bantuan terbuka. Salah satunya disampaikan Stengling Saleo melalui akun Facebook miliknya pada Minggu sekitar pukul 22.38 WIT.

Dalam unggahannya, Stengling mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi kebakaran. Namun, kemampuan warga dinilai tidak lagi cukup untuk menghadapi kondisi tersebut seorang diri.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi keadaan ini. Berbagai cara sudah kami lakukan, tetapi saat ini kami benar-benar sudah tidak memiliki jalan lain lagi. Api masih menjadi ancaman dan kondisi semakin sulit untuk kami hadapi sendiri.”

Ia kemudian meminta bantuan kepada pihak yang memiliki peralatan, tenaga, maupun kemampuan untuk membantu pemadaman.

“Dengan segala kerendahan hati, kami memohon bantuan kepada siapa pun yang dapat membantu. Jika ada yang memiliki kemampuan, peralatan, tenaga, atau cara untuk membantu memadamkan api ini, kami sangat membutuhkan bantuan tersebut. Kami di sini butuh bantuan,” ujarnya.

Stengling juga menegaskan warga masih berupaya bertahan menghadapi kebakaran tersebut.

“Kami tidak ingin menyerah, tetapi kami tidak bisa menghadapi kondisi ini sendirian. Mohon bantuannya,” tegasnya.

Pesan serupa disampaikan warga lainnya, Whynoo, melalui media sosial. Ia berharap hujan segera turun dan meminta adanya inisiatif bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait.

“Cuma berharap hujan segera turun. Kami minta tolong untuk inisiatif baiknya Republik Indonesia,” tulis Whynoo.

Karhutla di Pulau Dayan menjadi salah satu perhatian dalam laporan kebakaran di Kabupaten Raja Ampat. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Raja Ampat melaporkan adanya kejadian kebakaran di empat distrik.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum tersedia informasi terverifikasi mengenai luas kawasan yang terbakar di Pulau Dayan, titik pasti api, maupun perkembangan terakhir penanganan di lokasi.

Karena itu, kondisi di lapangan masih memerlukan konfirmasi dari BPBD Raja Ampat, pemerintah distrik, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan skala kebakaran dan langkah penanganan yang telah dilakukan.

Pesan SOS warga menunjukkan persoalan utama di Pulau Dayan bukan hanya keberadaan api, tetapi juga kebutuhan terhadap dukungan penanganan di lapangan. Selama kondisi kebakaran belum terverifikasi dan terkendali, ancaman terhadap kawasan hutan serta aktivitas warga tetap menjadi persoalan yang membutuhkan respons terkoordinasi.

 

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network