Puslabfor Temukan 21 Serpihan Logam di Radius 50 Meter Ledakan Biak

CHANRY SURIPATTY
Puslabfor memeriksa serpihan logam dan barang bukti di sekitar pusat ledakan Biak untuk mengungkap penyebab kejadian.

BIAK, iNewsSorongraya.id — Tim Pusat Laboratorium Forensik atau Puslabfor menemukan 21 serpihan yang diduga merupakan bagian logam di lokasi ledakan bom Biak kawasan Kompleks Ikan, Kabupaten Biak Numfor.

Serpihan tersebut ditemukan dalam radius sekitar 50 meter dari titik yang diduga menjadi pusat ledakan. Selain serpihan logam, petugas menemukan satu mata gergaji, satu gagang gergaji besi, dan satu mata gerinda.

Temuan itu menjadi bagian penting dalam penyelidikan penyebab ledakan yang diduga berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II. Tim penyidik masih memeriksa seluruh barang bukti untuk menyusun kronologi peristiwa secara utuh.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, mengatakan penyidik dan laboratorium forensik akan mendalami seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

"Kami memastikan seluruh barang bukti yang ditemukan akan diperiksa secara mendalam oleh tim penyidik dan laboratorium forensik. Fokus kami saat ini adalah menemukan korban yang masih belum ditemukan, mengidentifikasi seluruh korban secara akurat, serta mengungkap secara tuntas penyebab peristiwa ini," tegasnya.

Selain temuan Puslabfor, tim penyidik mengamankan sejumlah barang bukti lain dari lokasi ledakan. Barang tersebut meliputi tiga unit perahu, dua unit kompresor dengan selang sepanjang 150 meter dan 200 meter beserta regulator, tiga mesin tempel 15 PK, satu mesin tempel 40 PK, dua kantong jaring, satu pasang fins, satu masker selam, serta satu set sabuk pemberat penyelaman.

Tim gabungan juga menyelesaikan sterilisasi area Ring Satu hingga 100 persen. Meski demikian, polisi tetap melarang masyarakat memasuki lokasi karena pencarian korban dan penyelidikan masih berlangsung.

"Kami bersama seluruh unsur TNI, Basarnas, dan instansi terkait terus berupaya semaksimal mungkin dalam proses pencarian korban yang masih belum ditemukan. Area Ring Satu saat ini telah dinyatakan steril 100 persen, namun masyarakat tetap tidak diperkenankan memasuki lokasi demi keselamatan dan kelancaran proses pencarian serta penyelidikan yang masih berlangsung," ucap Kapolres saat melakukan press release pada Jumat, (05/06/2026).

Pemeriksaan forensik terhadap serpihan logam dan barang bukti lain akan menentukan arah penyelidikan untuk mengungkap penyebab ledakan Biak secara tuntas.

Editor : Hanny Wijaya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network