get app
inews
Aa Text
Read Next : Polda Papua Barat Daya Siapkan 263 Personel dan 23 pos untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2025

1.400 Penumpang Membludak, Pelabuhan Kota Sorong Siaga Lonjakan Kedua Mudik Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:08 WIB
header img
General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Sorong, Sonny Uktolseya saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa [17/3/2026] [FOTO : iNewssorongraya.id]

SORONG, iNewsSorongRaya.idArus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya, belum menunjukkan tanda mereda. Meski lonjakan penumpang sempat terjadi pada 16 Maret, otoritas pelabuhan justru mewaspadai potensi gelombang susulan yang diprediksi muncul dalam beberapa hari ke depan. 

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Sorong, Sonny Uktolseya, menegaskan puncak arus mudik belum bisa dipastikan telah terlewati. Pelindo masih menunggu kedatangan kapal dari Ambon yang dijadwalkan tiba pada 19 Maret 2026, yang berpotensi memicu lonjakan baru.

“Menurut informasi dari Pelni, puncaknya tanggal 16 Maret. Tetapi dari sisi Pelindo kami masih menunggu kedatangan kapal dari Ambon pada tanggal 19 Maret. Karena masih ada jeda satu hari menjelang Lebaran, ada kemungkinan puncaknya bisa terjadi lagi atau justru di bawah tanggal 16,” ujar Sonny, Selasa (17/3/2026). 

Data sementara menunjukkan tekanan arus mudik masih didominasi pergerakan keluar daerah. Pada 16 Maret, sekitar 1.400 penumpang tercatat berangkat dari Sorong menuju berbagai kota di luar Papua, sementara jumlah kedatangan hanya sekitar 300 orang. 

Kondisi ini menegaskan Sorong menjadi salah satu titik krusial pergerakan masyarakat menjelang Lebaran, terutama bagi warga yang hendak pulang ke wilayah Indonesia bagian barat.

“Masih ada kemungkinan terjadi lonjakan susulan, namun bisa juga tidak setinggi sebelumnya. Kita lihat setelah kapal berikutnya tiba,” kata Sonny. 

Tujuan utama penumpang didominasi kota-kota besar seperti Makassar dan Surabaya. Dari sana, sebagian melanjutkan perjalanan ke daerah lain di Pulau Jawa, Ambon, hingga kembali ke sejumlah wilayah di Papua seperti Manokwari dan Fakfak.

Editor : Hanny Wijaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut