Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Satgas TNI Tangkap Anggota Simpatisan Kelompok Separatis Teroris di Kabupaten Teluk Bintuni
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat Susi Air Diduga Dibakar KST Pimpinan Egianus Kogoya

Rabu, 08 Februari 2023 | 04:22 WIB
  • author DINA BEATRIX
Pesawat Susi Air Diduga Dibakar KST Pimpinan Egianus Kogoya
Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring (FOTO: iNewsSorong.id/DBX)

JAYAPURA, iNewsSorong.id– Kelompok Separatis Teroris (KST) di wilayah itu diduga kuat sebagai pelaku pembakaran pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368 di lapangan terbang Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Selasa (7/2/2023). 

Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring mengatakan dari informasi yang diterima pihaknya, pesawat tersebut dibakar oleh KST pimpinan Egianus Kogoya. Pesawat dengan nomor registrasi PK BVY melayani rute Timika-Paro.

" Benar pesawat Susi Air sudah dibakar. Pelaku pembakaran diduga kuat dilakukan oleh KST pimpinan Egianus Kogoya," ungkap Danrem, Selasa (7/2/2023). 

Walau demikian menurut Danrem hingga kini pihaknya belum mengetahui kondisi pasti pilot dan para penumpang pesawat naas tersebut. 

" Untuk kondisi Pilot dan Co Pilot kami belum bisa memastikan. Namun kita doakan semoga mereka selamat,"harapnya.

Dari informasi yang didapatkan Redaksi iNewsSorong.id, pesawat Susi Air yang melayani penerbangan perintis tersebut, berangkat dari Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika menuju Lapter Paro, Kabupaten Nduga, Selasa (7/2/2023) sekitar pukul 05.33 WIT. Pesawat tersebut dilaporkan membawa barang dengan total muatan 452 KG. 

Sementara Distrik Manajer Susi Air Wilayah Timika Jeremy Jordan Rumi, mengungkapkan pesawat yang dipiloti Philips Max Marthin warga berkebangsaan Selandia Baru itu, membawa 5 penumpang. 

Editor: Chanry Suripatty

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut